0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Doakan ASN Dapat Lakukan Revolusi Mental

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 43 Tingkat Kab Rohul Tahun 2014, Senin (1/12/2014) bertempat di halaman Kantor Bupati Rohul, Kota Pasir Pengaraian.


ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpin doa bersama pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 43 Tingkat Kab Rohul Tahun 2014, Senin (1/12/2014) bertempat di halaman Kantor Bupati Rohul, Kota Pasir Pengaraian.


Hadir dalam acara tersebut Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Kapolres Rohul, DANDIM Rohul, Ketua Pengadailan Agama Pasir Pengaraian Drs H Ahmad Musa Hasibuan SH MH, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan anggota Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (PORKOPIMDA) lainnya.


Hadir juga Ketua LAMR Rohul Drs HT Rafli Armen , Sekda Rohul Ir Damri, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda Rohul, Kepala Inspektorat, Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, para Camat se Rohul, ribuan anggota KORPRI Kab Rohul, dan undangan lainnya.

Ahmad Supardi dalam doanya menyampaikan rasa syukur yang tiada terhingga, atas berbagai nikmat karunia yang diberikan Allah SWT kepada para hambanya, sehingga pada hari ini dapat melaksanakan acara Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI ke 43 Tingkat Kab Rohul Tahun 2014, dengan aman, tertib. Dan lancar.

Ahmad Supardi memohon kepada Allah SWT, semoga acara yang ditaja pada hari ini mendapatkan limpahan rahmat, berkah dan ridha dari Allah SWT, sebab acara ini pada hakikatnya adalah merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kualitas, disiplin, kejujuran, amanah selaku Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan di pundak masing-masing.


Ahmad Supardi memohon kepada Allah SWT, semoga para anggota KORPRI yang saat ini berubah menjadi ASN, dapat melakukan revolusi mental, sebagaimana yang dicanangkan oleh Pemerintah RI, Presiden Jokowidodo, sehingga dapat menjadi pelayanan yang baik bagi masyarakat dan bahkan menjadi contoh teladan (Uswatun Hasanah) bagi masyarakat.

Doa ditutup dengan permohonan ampun atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat selama ini, baik oleh diri sendiri, kedua orang tua, para pemimpin, dan bahkan para pendahulu, baik yang disengaja maupun yang tak disengaja, sebab tanpa ampunan Allah SWT, tak mungkin dapat menghapus dosa yang diperbuat. Amien ya  Robbal ‘alamien.***(Ash)