0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul dan BDK Padang Taja DDTK Pembinaan Keluarga Sakinah

Ringkasan: PASIR PENGARAIAN - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA mengharapkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penghulu Kecamatan menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam melakukan pembinaan keluarga sakinah.
PASIR PENGARAIAN - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs.H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA mengharapkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penghulu Kecamatan menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam melakukan pembinaan keluarga sakinah. Hal itu ditegaskan Ahmad Supardi dalam arahannya pada pembukaan acara Diklat Ditempat Kerja (DDTK) Pembinaan Keluarga Sakinah Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (08/11) di aula Kan Kemenag Rokan Hulu Pasir Pengaraian. Lebih lanjut diungkapkannya bahwa tidak bisa dipungkiri kepala KUA dan Penghulu merupakan orang yang dijadikan masyarakat sebagai tempat bertanya tentang permasalahan keagamaan. ''Makanya kita tekankan betul para KUA dan Penghulu ini bisa betul-betul siap memberikan pelayanan tentang itu,''ujarnya. Supardi mengingatkan perhatian terhadap keluarga merupakan sesuatu hal yang sangat penting karena keluarga adalah sendi utama pembangunan suatu negara. ''Baik keluarga sudah barang tentu akan menjadikan negara itu baik, begitu pula sebaliknya,''ujarnya. Dipaparkannya, tingkat perceraian rumah tangga di kabupaten Rokan Hulu sudah termasuk katagori amat tinggi, dari sekitar 3600 jumlah nikah pertahun angka perceraian sudah mencapai 23 persen yakni rata rata sekitar 470. Untuk menekan angka perceraian tersebut, diharapkan Kepala KUA dan Penghulu bisa berperan aktif memberikan pembinaan dengan cara mengaktifkan dan memaksimalkan fungsi BP4. Selain itu Ahmad juga menjelaskan beberapa langkah dalam rangka menciptakan keluarga sakinah ditengah masyarakat. Langkah pertama dimulai dari proses mencari atau memilih jodoh, melangsungkan akad nikah, membaca doa sebelum jima', memberikan makanan yang halal terhadap keluarga, ketika mengandung sering membacakan Al qur'an, ketika lahir disambut dengan adzan, memberi nama yang baik terhadap anak dan mangaqiqahkannya, memberikan pendidikan agama, dan yang terakhir menikahkan anak tersebut. ''Jika beberapa langkah tersebut sudah dijalankan, maka insyaallah akan tercipta keluarga sakinah seperti yang diinginkan,''tuturnya. Terkait kegiatan DDTK yang digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, Ahmad memberikan apresiasi.Karena sudah menjadikan Rohul sebagai salahsatu tempat pelaksanaan, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan ilmunya bisa diterapkan peserta ditengah masyarakat. Sementara itu salahseorang Widyaiswara BDK padang Rasyidul Basri mengatakan, kegiatan DDTK ini merupakan kegiatan rutin BDK. ''Sengaja DDTK pembinaan keluarga sakinah ini digelar dalam rangka memberikan pembinaan terhadap pegawai Kemenag dalam melakukan pembinaan keluarga sakinah ditengah masyarakat,''ujarnya. Rencananya kegiatan ini, sambung Rasyidul Basri akan digelar selama 4 hari mulai tanggal 08 sampai dengan 11 November 2012, dengan widyaiswara yang sudah berpengalaman dalam penyajian materi.(sopian)