0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Berdayakan Seluruh Potensi Dukung Percepatan Akreditasi

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas) - Dalam rangka mempercepat pelaksanaan akreditasi madrasah dan Pondok Pesantren di lingkungan kantor Kementerian Agama (kemenag) Kab Rohul, maka Kemenag Rohul bekerjasama dengan Sub Nastional Implementing Program (SNIP) kerjasama Australia Indonesia (AUSAID), gelar Forum Group Dic...

Rokan Hulu (Inmas) - Dalam rangka mempercepat pelaksanaan akreditasi madrasah dan Pondok Pesantren di lingkungan kantor Kementerian Agama (kemenag) Kab Rohul, maka Kemenag Rohul bekerjasama dengan Sub Nastional Implementing Program (SNIP) kerjasama Australia Indonesia (AUSAID), gelar Forum Group Dicussion, Rabu (23/3/2016) bertempat di hotel Sapadia, Kota Pasir Pengaraian.

Hal ini dimaksudkan untuk menggali sumberdana lain dalam mensukseskan program percepatan akreditasi madrasah yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 1,5 tahun terakhir, dengan hasil yang sangat memuaskan, yaitu 23 madrasah meraih akreditasi A, 5 Akreditasi B dan hanya 2 Akreditasiu C.

Ahmad Supardi Hasibuan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Australia yang telah membantu percepatan akreditasi madrasah di Rohul dengan hasil yang sangat memuaskan, dan salah satu madrasahnya meraih prestasi terbaik dari 62 madrasah dan Ponpesw lainnya di Rohil dan Inhil.

Untuk itu, Ahmad Supardi berharap agar program ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk lain, dengan mencari dana di luar bantuan dari Negara Australia, tetapi tetap sejalan dengan program yang telah digariskan bersama Pemerintah Australia dan Indonesia, sehingga terwujud madrasah dan Ponpes yang berkualitas.

Pihasknya akan berupaya secara maksimal untuk mendapatkan sumberdana baru baik dari Pemerintah Pusat melalui APBN, dari Pemkab Rohul melalui APBD, dari perusahaan dan dunia usaha/Industri melalui dana CSR, dari Komite Madrasah/Ponpes, dari masyarakat secara umum, dan lain sebagainya.

Menurut Ahmad Supardi yang mantan Kasubag Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, madrasah dan Ponpes memiliki empat sumberdana potensial, yaitu Pemerintah Pusat melalui APBN, Pemerintah Daerah melalui APBD, Dunia Usaha/Industri seperti perbankan, perusahaan, perkebunan, dan sebagainya, Komite madrasah/Ponpes, dan dari masyarakat secara umum.

Rapat ini digelar sehubungan dengan telah berakhirnya (closing Program) percepatan akreditasi madrasah dan Pondok Pesantren, kerjasama Kemenag Rohul dengan SNIP AUSAID pada 10 madrasah dan Ponpes di Rohul, dengan hasil yang memuaskan, yaitu 3 meraih Akreditasi A, 5 Akreditasi B, dan 2 Akreditasi C.

FGD tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Rohul Drs H Achmad MSi yang diwakili oleh Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat H Syaiful Bahri SSos MSi, dihadiri oleh Advisor Senior AUSAID dari Jakarta Muhammad Ihsan, Direktur SNIP Kanwil Kemenag Prov Riau Drs H Syamsul, dan Pgs Kakanwil Kemenag Prov Riau Drs H Mahyuddin MA.Ash