0 menit baca 0 %

Kemenag Rohul Bahas Kondisi Umat Beragama Bersama Ormas Islam

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, bahas kondisi umat beragama bersama pimpinan tiga ormas, yaitu Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yulihesman SAg, yang juga Ketua Forum Kerukun an Umat B eragama (FKUB), dan Ketua Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Kab Roh...

ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, bahas kondisi umat beragama bersama pimpinan tiga ormas, yaitu Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yulihesman SAg, yang juga Ketua Forum Kerukun an Umat B eragama (FKUB), dan Ketua Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Kab Rohul HA Rahman SPd. , Senin (28/4/2014) bertempat di kantor Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa, sekalipun pertemuan ini dilakukan secara spontan, namun membahas hal-hal penting, terkait dengan kondisi umat Islam saat ini, baik dari sisi pengamalan beragamanya, kerukunan umat beragamanya, maupun dari sisi partisipasi umat beragama dalam pembangunan regional.

Dikatakannya, kondisi kehidupan beragama kita saat ini cukup baik dibawah pimpinan Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, yang ditandai dengan adanya Masjid Agung Madani Islamic Centre yang sangat megah dan akan dijadikan sebagai pusat kegiatan keagamaan se Sumatera.

Selain itu, Bupati Rohul juga sangat memperhatikan kegiatan shalat berjamaah, memakmurkan masjid, pelaksanaan zakat dan wakaf, serta pembinaan Jamaah Thariqat Naqsabandiyah, sehingga menambah semaraknya kegiatan suluk di Rohul, yang diberi gelar dengan “Negeri Seribu Suluk”.          

Ahmad Supardi menyatakan bahwa pak Achmad akan mengakhiri masa jabatannya paling lambat tahun 2016 yang akan datang, setelah itu tidak boleh lagi karena sudah dua priode.

Persoalan berikutnya yang timbul adalah siapa yang akan memperhatikan semua ini ke depan, khususnya MAMIC Pasir Pengaraian.

Saya berharap agar semua ini dipikirkan oleh para tokoh agama secara matang, jangan sampai tiba waktunya, kita tidak siap untuk menghadapinya. Tentunya pimpinan ormas islam, harus memikirkan dan merencanakan ini secara matang.

Ketua FPI yang juga Ketua FKUB Rohul, Yulihesman SAg, berharap agar pimpinan Rohul ke depan, sama dengan pak Achmad, yang meluangkan waktunya untuk mengurus MAMIC Pasir Pengaraian secara serius, sebab tanpa ini, tidak menutup kemungkinan MAMIC akan ditinggalkan jamaahnya secara perlahan tetapi pasti.

Ketua LDII Rohul HA Rahman SPd, berharap agar umat Islam Rohul bersatu padu memikirkan masalah ini, sebab peranan pemerintah atau penguasa dalam memajukan agama sangat penting. Dikatakannya, kemajuan agama sangat ditentukan oleh pemerintah yang sedang berkuasa.***(Ash)