Rokan Hilir (inmas)- Menindaklanjuti surat pemanggilan peserta Diklat Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir mengutus 3 orang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Badrussholih dan Sya’roni dari PAI Non PNS sedangkan Nasuha dari Subbag TU mengikuti Diklat KUB.
Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Padang hari ini, Senin (24/6) menggelar pembukaan Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam (PAI) bagi Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kerukunan umat beragama (KUB) bagi PNS. Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 24 s.d 29 Juni 2019 atau dengan bobot Jam Pelatihan 60 JP.
Bertempat di Aula Balai Diklat, kegiatan ini langsung dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI, H. Mahsusi. Peserta yang mengikuti Diklat ini dari PAI Non PNS 120 orang dengan 4 angkatan dan dari KUB 30 orang peserta. Jumlah keseluruhan 150 orang.
Dalam laporan penyelenggaraan, Ketua Panitia Jasrizon menyampaikan bahwa diklat ini bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi para Penyuluh Agama Islam Non PNS terkait tugas tugas kepenyuluhan agar mereka dapat menjalankan tugas sesuai standar prosedur dan ketentuan yang berlaku pada Kementerian Agama.
Selanjutnya Kepala Pusdiklat Kemenag RI H. Mahsusi dalam arahan pembukaan diklat menekankan pentingnya pembekalan bagi para penyuluh meningkatkan kompetensinya dalam mengemban tugas-tugas kepenyuluhan dan JFU Kerukunan Umat Beragama.
Dalam substansi materi, diklat ini mengacu pada Kurikulum dan Silabus yang disusun oleh Pusdiklat Tenaga Teknis Keagamaan.
Melihat pada substansi diklat ini, diakhir pengarahan Kepala Pusdiklat berpesan kepada peserta untuk senantiasa mengikuti aturan main yang sudah ditetapkan oleh Balai Diklat Keagamaan Padang, dengan mematuhi jadwal serta tidak meninggalkan lokasi kegiatan untuk hal-hal yang tidak perlu, mengingat bahwa keseluruhan materi merupakan kebutuhan yang wajib dimiliki setiap Penyuluh.
Acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta dan ditutup dengan doa. (Nsh)