0 menit baca 0 %

Kemenag Rohil Harapkan Perda Maghrib Mengaji Terbit

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Untuk mendukung program Kemenag tentang gerakan maghrib mengaji. Kemenag Rohil melalui Kasi Bimas Islam ingin segera meluncurkan perda tentang program yang sama seperti kab/kota lainnya di Provinsi Riau. Hal ini menurutnya sebagai upaya mengantisipasi dan menangani persoalan-per...

Rokan Hilir (Inmas)- Untuk mendukung program Kemenag tentang gerakan maghrib mengaji. Kemenag Rohil melalui Kasi Bimas Islam ingin segera meluncurkan perda tentang program yang sama seperti kab/kota lainnya di Provinsi Riau.

Hal ini menurutnya sebagai upaya mengantisipasi dan menangani persoalan-persoalan pergaulan remaja yang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan. Kabupaten Rohil merupakan kota yang padat dengan masyarakatnya yang cukup heterogen., termasuk etnis china yang berada didalamnya.

Dengan kondisi yang demikian maka harus ada sebuah upaya penyeimbang, jangan sampai masyarakat terlena dengan aktifitas fisik semata, sehingga melupakan kebutuhan rohani, khususnya anak- anak remaja kita,” jelas Kasi Bimas Islam Kab Rohil, H Majemuk. Sementara untuk menyukseskan program tersebut pihak nya telah melaksanakan kegiatan maghrib mengaji selama ini, dengan mengerahkan 500 orang guru mengaji, meskipun perda tentang hal itu belum terbit.

“Melalui Kemenag sebagai leading sektor dalam kegiatan syi’ar agama ini, terutama dalam hal ini para penyuluh, FKDT, Majlis ta’lim dan guru mengaji harus ikut berperan serta dalam program maghrib mengaji’, sambung H Majemuk. “Semoga perda tentang maghrib mengaji ini bisa dikeluarkan segera, ucapnya.

Sehingga semua aspek terkait yang berada didalamnya dapat bekerja semaksimal mungkin”, harapnya. “Selain melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap guru-guru mengaji di TPQ,TPA dan MDA kita juga melakukan koordinasi dengan lembaga terkait lainnya, jelas H Majemuk.(vera/ani/dnms)