0 menit baca 0 %

Kemenag Rohil Gelar Rakor Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan aplikasi para pemangku jabatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir tentang SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah), dilaksanakan rapat koordinasi Kepala Kankemenag Rokan Hilir dengan Satuan Kerja selama satu h...

Rokan Hilir (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan aplikasi para pemangku jabatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir tentang SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah), dilaksanakan rapat koordinasi Kepala Kankemenag Rokan Hilir dengan Satuan Kerja selama satu hari di aula Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir, Selasa (2/8).

Hadir dalam acara rakor tersebut Kasubbag Tata Usaha Drs H Sakolan, MA, Kasi Penmad Drs H. Naini, Kasi PAKIs H. Suhaimi, S. Ag, Kasi Bimas Islam H. Majemuk, S. Ag, Kasi PHU H. Hasbullah, S. Ag, Kasi Syariah, Bendahara Kantor Mukim Prayoga, Kepala MIN Bagansiapiapi Hasbullaah, S. Ag, Kepala MTs Negeri Ujung Tanjung Agustami, S. Pd. I, MA, Kepala MAN Bagansiapiapi Muhammad Fuad, S. Pd, M. Pd serta seluruh staf dan karyawan Kemenag Rokan Hilir.

Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir H. Agustiar, S. Ag dalam sambutan dan sekaligus arahannya mengatakan behwa SPIP adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Dari pengertian tersebut perlu kiranya setiap satuan kerja dilingkungan Kemenag Rokan Hilir mempunyai komitmen untuk dapat melakukan pengendalian intern terhadap kegiatan yang dilaksanakan, mengiventarisir kendala-kendala yang ditemui dan menetapkan pemecahan masalah sehingga kekurangan-kekurangan yang ditemui dapat diminimalisir dan dapat mencapai keberhasilan.

Dalam kegiatan juga dilakukan stimulasi tentang penerapan SPIP dengan memaparkan apa kendala yang ditemui dan bagaimana mengatasi serta memberikan penilaian-penilaian terhadap resiko-resiko yang terjadi.

"Rapat Koordinasi ini bertujuan Menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergi antara Pimpinan dan Satuan Kerja dalam pelaksanaan SPIP Tahun 2016." pungkas H Agustiar. (Nsh)