0 menit baca 0 %

Kemenag Rohil gelar bimbingan manasik haji terakhir tahun 1439 H/ 2018 M

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas) - Sabtu, 7 Juli 2018 Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir menuntaskan kegiatan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten bagi 223 JCH Kab. Rokan Hilir dan 2 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) di Gedung Serbaguna, Bagansiapiapi.Sebelumnya 225 orang Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten...

Rokan Hilir (inmas) - Sabtu, 7 Juli 2018 Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir menuntaskan kegiatan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten bagi 223 JCH Kab. Rokan Hilir dan 2 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) di Gedung Serbaguna, Bagansiapiapi.

Sebelumnya 225 orang Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hilir telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bimbingan manasik haji 1439 H/ 2018 M. Dari 8 kali pertemuan bimbingan manasik haji di tingkat Kecamatan, bimbingan manasik haji tingkat kabupaten yang diselenggarakan Pemda dan Kemenag Rohil.

Hadir pada saat itu, Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar, Kabid Haji Kanwil Kemenag Riau H. Erizon Efendi, S.Ag, Kasi PHU H. Hasbullah, S.Ag, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Damsir, SKM, Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Ust. Jefrizal, SHI, Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 10 Hasanuddin Ritonga, SHI  dan seluruh panitia pelaksana.

Acara dibuka Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar. Dalam sambutannya Kakan Kemenag Rohil menyampaikan bahwa hari ini adalah bimbingan manasik haji terakhir. Bimbingan manasik sekarang ini sekedar untuk mengulang kaji, dimana sebelumnya kita telah melewati beberapa kegiatan bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan.

H. Agustiar mengajak kepada jamaah untuk membacakan doa untuk jaamaah yang tidak bisa hadir dari Kec. Tanah Putih karena sakit yaitu saudara Puji. “semoga Allaah memberikan kesembuhan, mengangkat penyakitnnya dan dapat menunaikan ibadah haji bersama sama kita, Al-Fatihah....,” ujarnya.

“waktu kita terbatas, kegiatan kali ini sifatnya hanya mengulang kaji, tidak mungkin narasumber menjelaskan dari awal, tanyakan yang masih belum paham atau yang mengganjal di hati,” tambahnya.

Sementara itu Kabid Haji Kanwil Kemenag Riau H. Erizon Efendi, S.Ag dalam paparannya menyampaikan, secara umum jumlah umat Islam di seluruh Dunia yang akan melaksanakan ibadah Haji ke Tanah Suci Mekkah. Ia menyampaikan bahwa sekitar 2.800.000 Orang umat Islam dari seluruh penjuru Dunia akan melaksanakan Ibadah haji, sekitar 221.000 Umat Islam dari Indonesia, Provinsi Riau mendapat kuota 5060 Orang dan Kab. Rohil sebanyak 225 Orang.

Apabila Bapak dan Ibu yang mendaftar 8 tahun yang lalu, kemudian baru bisa berangkat sekarang, berapa tahun pula lamanya menunggu apabila mendaftar dari sekarang ? menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rohil bahwa masa antrian apabila mendaftar pada tahun 2018 adalah selama 18 Tahun kemudian, Insya Allah.

Ini adalah merupakan suatu nikmat yang besar, tidak semua Orang bisa untuk melaksanakannya. Oleh karena itu bersyukurlah bapak dan Ibu yang mendapat kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini. Tidak semua Orang bisa melaksanakan ibadah Haji meski Ia memiliki kekayaan yang melimpah, karena ibadah haji adalah panggilan dari Allah SWT,” Ungkap Erizon.

Usai mendengarkan paparan dari beberapa narasumber, acara dilanjutkan dengan pembagian perlengkapan haji. Seperti koper besar, koper kecil, tas tenteng, kain ihram, kain tanda jamaah dll.

Selain itu untuk lebih memberi tanda kepada JCH asal Kab. Rohil, pojok koper besar diberi tanda cat. “warna merah untuk rombongan 1, kuning untuk rombongan 2, biru rombongan 3, coklat rombongan 4 dan hijau untuk rombongan 5,” ujar Kasi PHU H. Hasbullah. (Nsh)