0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Serahkan Voucher Bantuan Keagamaan pada Masyarakat Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Humas)- Bidang Penamas melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Ahad (5/12) kembali menyerahkan voucher bantuan keagamaan pada masyarakat Kuansing. Voucher diserahkan pada tiga organisasi keagamaan yang cukup aktif di Kota P...
Kuansing (Humas)- Bidang Penamas melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Ahad (5/12) kembali menyerahkan voucher bantuan keagamaan pada masyarakat Kuansing. Voucher diserahkan pada tiga organisasi keagamaan yang cukup aktif di Kota Pacujalur tersebut, yaitu Grup Rebana Nurul Hikmah Simpang, Majelis Taklim Mustaqim dan Remaja Mushallah Al- Ikhlas Kabupaten Kuansing, Ahad (5/12) pada acara Tabliq Akbar dan Pelantikan Pengurus Anak Cabang Muslimat NU se Kab. Kuansing di Desa Sungai Kuning Kec. Singingi. Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM didampingi oleh Kabid Penamas, H Saman M Si menuturkan, Kemenag setiap tahun selalu menganggarkan dana untuk pembangunan keagamaan. Bantuan keagamaan yang diberikan kepada masyarakat cukup beragam mulai dari bantuan grub rebana ibu-ibu, majelis taklim, remaja masjid hingga bantuan untuk rumah ibadah. "Bantuan keagamaan yang disalurkan dalam bentuk voecher tersebut diberikan pada masing-masing organisasi keagamaan dengan bersaran yang berbeda. Untuk penyaluran bantuan keagamaan APBN Murni tahun 2010, telah tuntas dilaksanakan beberapa waktu lalu, dan bantuan yang kita serahkan ke Kuansing saat ini termasuk dalam bantuan keagamaan yang terdapat dalam APBN Perubahan tahun 2011. yaitu bantuan Grub Rebana Rp2 juta, MT Mustaqim dan Remaja Mushallah al Ikhlas masing-masing Rp5 juta," jelas Asyari. Ditambahkan Kabid Penamas Kanwil Kemenag Riau, Saman M Si, bentuan keagamaan yang diberikan pada masyarakat langsung melalui rekening yang dikirimkan, sedangkan yang diserahkan langsung ke organisasi bersangkutan hanya berupa voecher bantuan keagamaan. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya kecurangan dan penyimpangan dalam penyaluran bantuan yang diberikan. Selain itu, kata Saman, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan pembangunan kegaamaan terlebih dahulu harus mengajukan permohonan atau proposal ke Kemenag Riau dengan melampirkan persyaratan yang diminta, seperti rekomendasi dari KUA atau Kemenag setempat, foto copy struktur organisasi, SK keterangan hibah, Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta nomor rekening. "Setelah dilakukan tinjauan lapangan oleh pihak Kemenag, baru bantuan keagamaan disetujui dengan mentransfer bantuan yang kita berikan melalui rekening yang dikirimkan tadi," jelas Saman. Menurutnya, untuk tahun 2010 bantuan kegamaan sudah dilaksanakan, tinggal realisasi bantuan keagamaan yang terdapat dalam APBN Perubahan 2010. Sebelumnya, rumah ibadah yang mendapatkan bantuan sebanyak 15 buah, jumlah tersebut akan mengalami penambahan melalui anggaran tambahan yang terdapat dalam APBN P, termasuk bantuan keagamaan lainnya seperti rebana dan majelis taklim. "Bantuan untuk remaja masjid tahun ini tidak diberikan secara merata untuk 12 kabupaten dan kota, tapi pada tahun 2011 mendatang sudah kita usulkan agar bantuan remaja masjid diberikan secara merata untuk masing-masing kabupaten dan kota," harapnya. (msd)