0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Raih Penghargaan HAKORDIA 2025, Kakan Kemenag Inhil H. Harun Sampaikan Apresiasi

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan di tingkat nasional pada Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif Kanwil Kemena...

Tembilahan (Kemenag) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan di tingkat nasional pada Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif Kanwil Kemenag Riau dalam program E-LEARNING ENDS Peningkatan Pemahaman Gratifikasi.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada hari Kamis (11/12/2025), yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun menyatakan rasa bangga dan gembira atas pencapaian yang diraih oleh pimpinan tertinggi Kemenag di Provinsi Riau tersebut. Ucapan "Selamat & Sukses" secara khusus disampaikan oleh H. Harun kepada Kanwil Kemenag Provinsi Riau atas penghargaan ini.

H. Harun menekankan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen serius Kanwil Kemenag Riau, yang juga menjadi acuan bagi Kemenag Inhil, dalam menjunjung tinggi integritas dan pencegahan korupsi.

"Penghargaan ini adalah pengakuan atas upaya kita bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai gratifikasi melalui e-learning," ujar H. Harun. "Ini adalah standar yang harus kita jaga, bahwa pelayanan Kemenag kepada umat harus bebas dari praktik gratifikasi dan korupsi. Kami di Kemenag Inhil sangat bangga dan akan terus mendukung gerakan antikorupsi ini,” tambahnya.

Keberhasilan ini semakin memacu semangat seluruh jajaran di Kemenag Inhil untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap program yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), sejalan dengan arahan Menteri Agama RI. (Ria)