0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Monitoring UAMBN-BK MTsN Muara Fajar

Ringkasan: Riau (Inmas)- Ujian Akhir Madrasah Berstandart Nasional Berbasis Komputer (IAMBN-BK0 merupakan sistem pelaksanaan Ujian Akhir bagi Madrasah dengan mengunakan media komputer yang diselenggarakan oleh Kemenag beberapa kurun terakhir. Hari kelima ujian, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah bersama rombong...

Riau (Inmas)- Ujian Akhir Madrasah Berstandart Nasional Berbasis Komputer (IAMBN-BK0 merupakan sistem pelaksanaan Ujian Akhir bagi Madrasah dengan mengunakan media komputer yang diselenggarakan oleh Kemenag beberapa kurun terakhir. Hari kelima ujian, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan ujian tersebut di MtsN Muara Fajar yang menggunakan

Pada hari kelima ini untuk sesi pertama UAMBN di tingkat MTsN. ā€œUam kita ini ada yang KP ada yang BK, dan dikota Pekanbaru sendiri ada tiga MtsN yang seluruhnya BK, dan ada delapan MtsS yang juga BK dan lainnya dilaksankan secara KPā€, terangnya. Kami berharap kepada seluruh MtsN yang ada di Riau tahun depan bisa melaksanakan UAMBK dan UNBK harap Asmuni di lokasi ujian.

Ā ā€œMengingat fenomena dilapangan, dari sisi pelaksanaan pada US maupun UAM ini kelihatannya lebih efektif dan ekonomisā€, ucapnya. Artinya tingkat bekerja rekan rekan bekerja pada pelaksanaan ujian BK tidaklah sesibuk pada KP. Begitu pula untuk penggandaan soal ujian, Asmuni menilai ujian pada KP harganya sama dengan 20 komputer untuk satu tahun, berarti dari sisi ekonomis kita dapat dan hasil nilai lebih valid dan prestise lebih tinggi.ā€Karena zaman teknologi tidak boleh kita tinggalkan, karena zaman saat ini era teknologi yang wajib dimanfaatkan sekaligus melatih keterampilan dan kemampuan anak anak dalam bidang teknologiā€, tandasnya.

Kepala Sekolah MTsN Ghafardi S Ag MPdI mengatakan untuk menyiapkan fasilitas berbasis komputer memang tidak mudah, dengan segala bentuk dukungan dari banyak pihak, kita bisa mempersiapkan dan mengupayakan secara optimal agar madrasah Muara Fajar ini bisa mewujudkan pelaksanan UAMBN dan UNĀ  berbasis komputer.ā€Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak terlasana dengan baik dan lancarā€,ucapnya. ā€œSatu satunya yang melaksanakan UAMBK mandiri adalah MtsN Suka Fajarā€, ucapnya lagi.

Salah seorang tim IT MTsN Muara Fajar mengaku tidak menemukan hambatan yang signifikan selama ujia berlangsung, paling hanya masalah kabelan, karena disenggol siswa tapi masih bisa diatasi ucapnya menjelaskan. Selain itu beberapa waktu yang lalu kendala yang ditemukan soal ujian yang tidak sesuai dengan jawaban, namun karena kami memiliki grup UAMBK yang bisa dikoordinasikan dengan kota dan provinsi, tambahnya.

Selain itu dalam waktu yang sama, dalam menghadapi ujian berbasis komputer, salah seorang siswa bernama Muhammad Affan mengaku pelaksanaan ujian semkain terasa lebih efisien. ā€œUjian lebih cepat bisa dilaksanakan ketimbang mengerjakan ujian menggunakan pensil, bisa menghabiskan waktu banyak, untuk biodata saja, jadi ujian dengan komputer dapat mempermudah ujianā€, ungkapnya.

Pengakuan yang sama Ā juga diungkapkan siswi bernama Zahratul Maiza bahwa ujian menggunakan pensil betul betul menghabiskan waktu dibanding dengan berbasis komputer yang jelas lebih mudah dan praktis. Sebagai informasi monitoring terebut sekaligus mengunjungi MIN Muara Fajar yang berada satu lokasi dengan MtsN Muara Fajar.(vera/adi/faj)

Ā 

Ā 

Ā 

Ā