Pekanbaru (Inmas) - Kemenag terus berupaya dalam memperbaiki pengelolaan zakat sehingga akan dapat menjadi kekuatan produktif dalam mengentaskan kemiskinan. Maka melalui bidang Penaiszawa Kemenag provinsi Riau menggelar rapat kerja pengelolaan zakat se-Provinsi Riau Tahun 2016 di Aula Kemenag Riau pada Jum’at (05/08).
“Pengelolaan zakat haruslah senantiasa dperbaiki dan ditingkatkan. Selain dapat menambah kepercayaan masyarakat pada kinerja Baznas, juga dapat mendongkrak penerimaan zakat dari para muzakki. Dengan demikian maka perlu penyusunan program-program yang mengacu kepada undang-undang yang akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat Islam di Indonesia, khususnya Provinsi Riau”, kata Ketua Baznas Provinsi riau H Auni M Noor saat memberikan pengarahan pada pembukaan Rapat kerja Pengelolaan Zakat Tahun 2016.
H Auni meminta agar sinergi kerja baznas kab/kota se-ptovinsi Riau, Kementerian Agama dan pemerintah daerah semakin solid dan meningkat. Hal ini menurutnya penting karena mengingat kondisi setiap daerah berbedap- beda. Dengan kuatnya sinergitas antara LAZ, Kemenag dengan lembaga terkait lainnya akan mampu merumuskan skala prioritas terkait program dan kegiatan yang mendesak dapat dilakukan secara optimal.
Rapat kerja ini, diharapkan dapat mengevaluasi apa dan kegiatan apa yang yang sudah dan yang akan dilakukan. Pun sebagai ajang berbagi pengalaman dalam mengelola zakat pada masing-masing daerah.
Sebelumnya, hal serupa juga dikatakan kabid Penaiszawa Kemenag Riau Drs H Irhas. Menurutnya Rapat Kerja Pengelolaan Zakat Tahun 2016 se-provinsi Riau ini dilaksanakan agar seluruh Baznas kab/kota se-provinsi Riau dalam melaksanakan tata kelola pengeloaan zakat sesuai dan mengacu pada aturan yang ada.
Karena itu, dilaksanakannya rapat kerja ini adalah untuk melaksanakan tata kelola yang benar dan baik sesuai dengan aturan yang ada di Indonesia. Termasuk didalamnya dalam melaksanakan pencatatan administrasi dan keuangan pada Baznas.
“Semoga kedepannya pengelolaan zakat menjadi lebih baik dan dipercaya oleh masyarakat dalam mengelola zakat”, harapnya menutup sambutan.(vera)