Rokan Hulu (Inmas) – Dalam rangka untuk mempercepat pembangunan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Rohul, yang terletak di Desa Talikumain Kec Tambusai Kab Rohul, maka Pgs Ka Kanwil Kemenag Prov Riau Drs H Mahyuddin MA, dan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lakukan konsultasi kepada Direktur Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof Dr H Nurkholis Setiawan MA, Kamis (31/3/2016), bertempat di ruang Direktur Penmad Kemenag RI, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta.
Rombongan Pgs Kakanwil dan Kakan Kemenag Rohul, didampingi oleh mantan Kakanwil Kemenag Riau yang saat ini menjadi Direktur Pemberdayaan Zakat Kemenag RI Drs H Tarmizi Tohor MA, dan juga Kasi Kesiswaan Afrialsyah Lubis SPd MA, Kasi Sarana Prasarana H Sutikno SPdI, dan Kasi Pendis Drs H Syahruddin MSy,
Nur Kholis Setiawan berharap agar Kanwil Kemenag Riau dan Kemenag Rohul segera merumuskan bentuk, master plan bangunan, silabus dan model pembelajaran pada MAKN Rohul, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan nasional, dalam pembangunan MAKN yang pada tahun ini baru dibangun pada lima provinsi seluruh Indonesia.
Dikatakannya, sampai dengan saat ini model dan bentuk dari MAKN ini belum ada, karena baru dimulai programnya tahun ini. Untuk itu, pihaknya akan menjadikan MAKN Rohul yang pembangunannya dimulai tahun ini, sebagai model dalam pembangunan MAKN secara nasional.
Dikatakannya, untuk mememuhi maksud tersebut, Nurkholis berharap agar Kemenag Rohul dan Kanwil Kemenag Riau, melakukan study banding ke SMKN Bogor Jawa Barat, SMKN Kota Pekanbaru, dan SMKN yang ada di Rohul. Perpaduan dari ketiga SMKN ini, diharapkan dapat melahirkan satu konsep baru pengembangan MAKN Rohul.
Nurkholis berharap agar dari konsep ini, segera dibuat master plan pembangunan sarana prasarana, yang meliputi Ruang Kelas Belajar (RKB), Laboratorium, Perpustakaan, Asrama, Masjid, Lapangan Olah raga, dan sarana prasarana lainnya, untuk mendukung kelengkapan MAKN Rohul.
Master Plan tersebut agar segera dibawa ke Jakarta, untuk kita bahas bersama dengan tim yang ada di Jakarta, sehingga hasilnya lebih maksimal. Setelah itu, maka segera dilakukan lelang pembangunan sarana prasarana yang untuk tahun ini telah tersedia dananya sebesar Rp 2,5 Milliar.Ash