Riau (Inmas)- Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau
menggelar Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Islam bersama sesepuh Kemenag
di Riau sekaligus Bimbingan Agama dan Keagamaan bagi Pegawai dan Masyarakat,
Jumat (24/5/2019) di Hotel Pesona Pekanbaru.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Riau, Kakanwil
Priode 1991 hingga 2018, pensiunan Kakankemenag Kabupaten/ Kota, pensiunan pegawai
Kanwil Kemenag Riau, Tokoh Agama, DWP Kanwil Kemenag Riau, Kabag TU, Kepala
Bidang, Kasi, pegawai dan honorer di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau.
Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, usai acara menyebutkan,
agar kerukunan tetap menjaga maka bukan hanya kerukunan antar umat beragama
yang harus diperhatikan, tetapi kerukunan intern umat beragama juga perlu
menjadi  focus pembahasan.
“Agar kerukunan antar umat beragama, intern umat beragama
dan antar umat beragama dengan pemerintah terus terjalin, kama semua perlu kita
perhatikan. Untuk itu hari ini kita sengaja mengundang sesepuh kita, senior-
senior Depag dan Kemenag untuk berdialog secar langsung membahas masalah
kerukunan intern beragama. Masukan- masukan terkait dengan pembangunan
keagamaan akan kita telaah dan kita programkan untuk semakin baiknya kerukunan
di Riau,” ungkap Mahyudin.
Ditambahkan Kabid Penaiszaka Kemenag Riau, HM Saman S Sos M
SI, kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama Islam dirangkai dengan
kegiatan Bimbingan Agama dan Kegamaan bagi pegawai dan masyarakat dengan
mengangkat tema “Melalui Peringatan Nuzul Qur’an Kita Wujudkan Kerja ASN yang
Kondusif dan Produktif”.
“Kita mengundang tokoh- tokoh agama, untuk mendengar
aspirasi pemuka agama khususnya senior Kementerian Agama Provinsi Riau terkait bagaimana
pembangunan keagamaan yang lebih baik ke depan. Karena permasalahan agama
merupakan tugas pokok dari Kementerian Agama, termasuk dalam memelihara
kerukunan agama baik antar umat beragama, intern umat beragama dan antar umat
beragama dengan pemerintah,” jelasnya.
Salah seorang peserta kegiatan yang merupakan Kakanwil
Kemenag Riau priode 2009- 2012, Dr H Asyari Nur SH MH, menyebtukan, kerukunan intern
umat beragama harus dibangun terus karena dari hari- hari tantangan pembangunan
keagamaan semakin komplek.
“Kemenag harus mengawal terus kerukunan ini, karena
permasalahan yang timbul cenderung beragam. Untuk itu peran keluarga besar
kemenag harus terus ditingkatkan untuk menciptakan kerukunan secara menyeluruh,”
harapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan idul
fitri secara simbolis oleh Kakanwil Kemenag Riau kepada para pensiunan Kemenag
Riau, dan penyerahan Sembako oleh Ketua DWP Kemenag Riau Rosnimar Mahyudin
untuk pramubakti di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau dan dilanjutkan dengan buka
bersama dan shalat magrib berjamaah. (mus/adi/ana)