0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Beri Reward pada Keluarga Sakinah Tauladan 2010

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, memberikan reward atau penghargaan pada tiga orang pasangan Keluarga Sakinah Tauladan Tahun 2010. Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai untuk Keluarga Sakinah Telada...
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, memberikan reward atau penghargaan pada tiga orang pasangan Keluarga Sakinah Tauladan Tahun 2010. Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai untuk Keluarga Sakinah Teladan terbaik I Rp5 juta, terbaik II dan III masing-masing Rp4 juta dan Rp3 juta. Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Aula Kemenag Riau Jalan Sudirman Pekanbarau bersempena dengan pelaksanaan Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri staf dan karyawan dilingkungan Kemenag Riau, Selasa (14/9) kemarin. Adapun Keluarga Sakinah Tauladan 2010 yaitu Drs H Bakhri Ahmad dan Hj Amanah dari Kampar dengan nilai 85.05. Untuk Keluarga Sakinah II dari Kota Pekanbaru yaitu pasangan Drs H Muh Nasir Khalis MA dan Hj Fadhilah Taher dengan nilai 83.83. Dan Keluarga Sakainah III dari Kuansing yaitu pasangan H Ahmad Khatib dan Hj Marina dengan total nilai 75.85. Kepala Bidang Urais Kemenag Riau yang juga merupakan ketua Tim Pemilihan Keluarga Sakinah Tauladan 2010, Drs H Zulkifli, Rabu (15/9) mengatakan, pemilihan Keluarga Nasional merupakan program Kemenag RI yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan memotifasi masyarakat untuk menciptakan keluarga sakinah dengan menauladani keluarga sakinah teladan yang terpilih. "Penetapan keluarga sakinah tauladan tersebut melalui pemilihan dan proses yang cukup panjang, yaitu sejak 2 Juni - 10 Juli 2010 atau kurang lebih dua bulan lamanya. Penilaian tim meliputi beberapa kriteria seperti profil bersangkutan, wawancara, tes tertulis dan observasi lapangan," jelasnya. Anggota tim penilai Pemilihan Keluarga Nasional Riau tahun 2010, H Agustiar S Ag, menambahkan, untuk kriteria penilaian profil bobot nilainya 35 persen meliputi daftar riwayat hidup bersangkutan, penghargaan yang pernah didapatkan disertakan dengan bukti foto copy sertifikat penghargaan. Observasi lapangan bobot nilai 15 persen, dimana tim langsung melakukan tinjauan langsung ketempat tinggal untuk melihat kehidupan keluarga dan kehidupan bermasyarakat peserta. "Wawancara dan ter tertulis masing-masing berbobot 25 persen, materi yang diberikan berkaitan dengan Undang Undang keluarga, figh keluarga dan hal-hal yang berkaitan dengan keluarga," jelasnya. (msd)