0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Bentuk Tim Penyusunan Data Statistik dan Informasi Keagamaan

Ringkasan: Riau (Inmas)- Dalam rangka keterbukaan informasi public dan ketersediaan data dan informasi keagamaan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi, mengusulkan adanya tim penyusunan data statistic dan informasi keagamaan tahun 2017.Hal tersebut diung...

Riau (Inmas)- Dalam rangka keterbukaan informasi public dan ketersediaan data dan informasi keagamaan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi, mengusulkan adanya tim penyusunan data statistic dan informasi keagamaan tahun 2017.

Hal tersebut diungkapkan Ahmad Supardi pada rapat pembentukan Tim Kerja Penyusunan Data Statistik dan Informasi Keagamaan Tahun 2017 pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Jumat (8/9/2017) yang dihadiri seluruh Kapala Bidang, Pembimas, Kasubbag dan Kasi di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.

“Jadi sekarang kita berupaya menyiapkan data dari seluruh bidang yang ada,  sehingga apapun data dibutuhkan masyarakat terkait dengan data keagamaan, harus tersedia, jangan sampai tidak ada. Karena semua anggaran  yang terprogram bersumber dari data, berapa gaji yang kita perlukan kan datanya dari kepegawaian. Berapa tunjangan profesi yang harus kita bayar datanya data guru, berapa dana bos yang harus kita bayarkan datanya data siswa dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk itu, ia menekankan kepada semua bidang, pembimas dan subbag atau kasi untuk melakukan pendataan ulang terkait dengan unit masing- masing, seperti data rumah ibadah, data pendidikan, data zakat dan wakaf, data penyuluh dan sebagainya.

“Saya beharap data ini betul-batul kita siapkan hingga akhir bulan ini, agar kita tidak lagi meraba- raba dengan data yang ada selama ini. Selain itu, akan mempermudah kita untuk memberikan data kepada siapa saja yang membutuhkan, karena kita sudah punya tim dan bank data yang lengkap dan falid,” ungkapnya dan berharap agar tim yang telah ditunjuk dapat bekerja secara maksimal, sehingga validasi data yang dibutuhkan segera terkumpul. (mus/eka/faj)