0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Bentuk Tim Opname Aset Asrama Haji Transit Rumbai

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Dalam rangka menindaklanjuti Surat Pemerintah Provinsi Riau No. 426/ADM KESRA/ 87.29a tertanggal 23 Desember 2010 tentang Permohonan tukar guling Asrama Haji Transit Rumbai, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau telah membentuk Tim Opname Aset Asrama Haji...
Pekanbaru (Humas)- Dalam rangka menindaklanjuti Surat Pemerintah Provinsi Riau No. 426/ADM KESRA/ 87.29a tertanggal 23 Desember 2010 tentang Permohonan tukar guling Asrama Haji Transit Rumbai, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau telah membentuk Tim Opname Aset Asrama Haji Transit Rumbai. Tim tersebut akan menginventarisir fisik bangunan, tanah dan lain sebagainya. Kabid Haji, Zakat dan Wakaf (Hazawa) Kanwil Kemenag Riau, Drs H Jalaluddin, Jumat (14/1) di kantornya mengatakan, rencananya, Asrama Haji Transit Rumbai yang merupakan inventaris Kemenag Riau akan ditukargulingkan dengan transito miliki Pemprov Riau yang terletak di Jalan Adi Sucipto tak jauh dari Bandara Sulthan Syarif Qasim (SSQ) II Pekanbaru. Sementara, Asrama haji Transif Rumbai akan dijadikan salah satu lokasi tempat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2012 mendatang. "Kita mendukung keinginan Pemprov Riau untuk melakukan tukar guling dengan Kemenag. Karena lokasi yang ditawarkan oleh Pemprov Riau sebagai lokasi baru Asrama Haji cuku dekat dengan bandara sehingga akan mendukung terwujudnya rencana pembentukan embarkasi sendiri bagi Riau. Namun terhadap lokasi dan tempat yang ditawarkan pemerintah kita juga akanmelakukan kajian, jangan sampai bangunan yang ditawarkan tidak memenuhi syarat untuk terbentuknya sebuah asrama haji atau tidak mampu menampung satu kloter CJH," terang Jalaluddin. Menurutnya, jika permasalahan tukar guling Asrama Haji Transit Rumbai dapat dituntaskan tahun ini, maka keinginan untuk memiliki embarkasi sendiri dapat terealiasi pada tahun 2012 mendatang seiring tuntasnya perluasan Bandara SSQ II sebagia penunjang utama untuk dapat mendaratnya pesawat berbadan lebar yang akan menganjarkan Calon Jamaah Haji (CJH) Riau ke Tanah Suci. Sementara itu, beberapa waktu lalu Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, menegaskan, Asrama Haji Transit Rumbai merupakan inventaris negera maka untuk penukaran, pemindahan dan sebagainya harus melalui izin Kemenag dan Menteri Agama RI. Sehingga perlu adanya kesepakatan bersama disemua bidang-bidang yang ada dilingkungan Kemenag Riau, untuk jadi bahan pertimbangan ke Kemenag RI. Asyari Nur mengatakan, secara prinsip ruslah Arama Haji ke lokasi yang berdekatan dengan bandara merupakan hal yang sangat bagus, dalam rangka optimalisasi penggunaan Asrama. Namun, untuk penukaran tersebut diperlukan kajian, proses dan izin dari Kemenag RI. Selain itu, Kemenag Riau akan melakukan tinjauan kelokasi yang ditawarkan Pemprov Riau untuk mengetauhi standar kelayakan untuk sebuah asrama haji. (msd)