0 menit baca 0 %

Kemenag RI Tetapkan Calon TPIH dan TPIHI Riau 1431 H

Ringkasan: Pekanbaru (HUMAS)- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI berdasarkan surat dengan Nomor : Dt.VII.1/3/Hj.02/1714/2010 tertanggal 01 Juli 2010 telah menetapkan 22 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) atau ketua kloter dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indone...
Pekanbaru (HUMAS)- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI berdasarkan surat dengan Nomor : Dt.VII.1/3/Hj.02/1714/2010 tertanggal 01 Juli 2010 telah menetapkan 22 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) atau ketua kloter dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) untuk musim haji 1431 H/ 2010 M. Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. Jalaluddin, Jumat (02/07), keputusan tersebut sesuai rangking kelulusan tes kompetensi dan tes psikologi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. "Untuk itu calon petugas TPHI dan TPIHI Provinsi Riau yang telah lulus hendaknya segera melengkapi segala persyaratan dan administrasi yang telah ditetapkan sebelum masuk pelatihan TPHI dan TPIHI pada 8 Juli 2010 di Embarkasi Batam," ungkap Jalaluddin. Ia mengatakan, untuk pelaksanakan pelatihan petugas TPHI dan TPIHI di Embarkasi Batam akan berlangsung selama 10 hari dengan peserta pelatihan dari empat provinsi yang tergabung dalam embarkasi, yaitu Jambi, Kalimantan Barat (Kalbar) Kepulauan Riau (Kepri) dan Riau. "Selain petugas TPHI dan TPIHI pada pelatihan juga akan diikuti oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang telah ditunjuk langsung oleh Kementerian Kesehatan Indonesia melalui penyeleksian secara online," jelasnya. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi calon petugas TPIH dan TPIHI diantaranya memenuhi daftar isian yang memuat nama, NIP, jabatan, instansi, jenis tugas diketahui oleh atasan masing-masing. Direkap dan dikirim melalui via email ke bimgas@yahoo.com. Selain itu calon petugas juga diminta untuk membuat proposal biasa dengan nama minimal tiga kata dengan biaya masing-masing. Memiliki rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) atas nama sendiri. Menyerahkan pas foto terbaru berwarna dengan latar belakang putih, tampak muka/ wajah 70 % - 80 % ukuran 3x4 cm= 20 lembar dan 4x6 cm = 4 lembar. "Untuk pembuatan paspor sedikit agak berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini paspor dibuat oleh masing-masing dengan biaya pribadi. Ketentuan peserta dan tata tertib pelatihan agar dikoordinasikan dengan panitia pelaksana pelatihan di Embarkasi masing-masing," tutupnya. (msd) Nama - nama Calon TPHI : 1. Drs. H. Fairus, MA (Kampar) 2. H. Darwison (Pekanbaru) 3. H. Majemuk, S. Ag (Rohil) 4. Drs. H. Muliardi, S. Pd (Pekanbaru) 5. H. Nuzul Taufiq, S. Ag (Dumai) 6. H. Ahmd Muhaimin, S. Ag (Siak) 7. H. Firman Edi, S. Ag (Rohil) 8. Istapi, S. Pdi, MM (Kampar) 9. H. Zamri, S. Ag (Pekanbaru) 10. Drs. H. Eka Purba (Riau) 11. H. Badardin, S. Ag (Pelalawan) Nama- nama Calon TPIHI : 1. Azhar, S. Pdi (Dumai) 2. Drs. H. Khairuddin (Siak) 3. Drs. H. Dahlan, MA (Pekanbaru) 4. Drs. Syafrizal Aziz (Kampar) 5. Syamsuddin, S. Pdi (Bengkalis) 6. Drs. H. Alimuddin (Inhil) 7. Drs. H. Amirullah Hasyim (Kemenag Riau) 8. H. Husni, S. Pdi (Inhu) 9. H. Abunawas, S. Ag, MM (Muhammadiyah Riau) 10. Drs. H. Johari, M. Ag (Ponpes Dahrul Nahda Riau) 11. H. Syamsuddin Muir (NU Riau)