0 menit baca 0 %

Kemenag RI Sosialisasikan KMA 184 dan ARD Raudhatul Athfal di Riau

Ringkasan: Riau (Inmas)- Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan  (KSKK) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menggelar Disiminasi Program Subdit Kurikulum dan Evaluasi pada Raudhatul Athfal (RA) di Provinsi Riau pada 15- 16 Oktober 2019 di Hotel Hollywood Pekanbaru.Kegi...

Riau (Inmas)- Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan  (KSKK) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menggelar Disiminasi Program Subdit Kurikulum dan Evaluasi pada Raudhatul Athfal (RA) di Provinsi Riau pada 15- 16 Oktober 2019 di Hotel Hollywood Pekanbaru.

Kegiatan dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, didampingi Kabid Penmad H Asmuni MA, dan Kasi Kurikulum H Rahmad Suhadi M Pd, serta dihadiri oleh 90 orang peserta dari pengurus wilayah RA, dan perwakilan kepala dan guru- guru RA kabupaten/ kota se Provinsi Riau, Selasa (15/10/2019) di Aula Kanwil Kemenag Riau.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut akan disosialisasikan KMA 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Madrasah dan Desiminasi Aprlikasi Raport Digital (ARD) RA. Hal tersebut dinilai sangat penting untuk pengembangan lembaga pendidikan di tingkat RA.

“Satu kegiatan yang sangat bermanfaat agar para kepala dan guru RA dapat meningkatkan profesionalnya sebagai tenaga pendidik di era industry 4.0, sehingga kompetensi sangat dituntut untuk mendapatkan kualitas anak didik yang lebih baik. Termasuk penerapan ARD di RA, sehingga perlu dilakukan sosialisasi tinggat RA selain MI, MTs dan MA,” ucapnya.

Ditambahkan Asmuni, Disiminasi Program Subdit Kurikulum dan Evaluasi pada Raudhatul Athfal (RA) Tahun 2019 bertujuan untuk mensosialisasikan lebih lanjut tentang KMA 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Madrasah dan Desiminasi ARD RA.

“Dengan kegiatan ini kita berharap selain peningkatan kualitas pendidikan RA, juga tercapainya penerapan ARD di RA. Dan terharap mereka yang telah mengikuti kegiatan desiminasi ini dapat menularkan kepada guru- guru RA yang ada didaerah masing- masing, sehingga bisa teraplikasi secara maksimal,” harap Asmuni. (mua/adi/anto)