Kemenag Resmikan Kantor Sekretariat FKUB Pekanbaru
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Jumat (6/8) meresmikan kantor Kehadiran Foruk Kerukunan Ummat Beramaga (FKUB) Kota Pekanbaru yang terletak di Jalan Arifin Ahmad berdekatan dengan kantor MDI dan Kemenag Pekanbaru.
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, Jumat (6/8) meresmikan kantor Kehadiran Foruk Kerukunan Ummat Beramaga (FKUB) Kota Pekanbaru yang terletak di Jalan Arifin Ahmad berdekatan dengan kantor MDI dan Kemenag Pekanbaru.
Hadir dalam acara tersebut Walikota Pekanbaru Herman Abdullah, Kemenag Kota Pekanbaru Tarmizi Tohor, Ketua DPRD, mantan ketua FKUB Riau, pengurus FKUB kota, tokoh masyarakat dan unsur keagamaan yang ada di Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Ka Kanwil Kemenag Riau mengatakan, FKUB memegang peranan yang sangat penting dalam rangka membantu pemerintah menertibkan masyarakat beragama, khususnya di kota Pekanbaru yang pertumbuhan penduduknya sangat pesat diiringi pertumbuhan keagamaan yang semakin meningkat. Keheterogenan masyarakat tersebut kemungkinkan terjadi konflik keagamaan cukup tinggi.
"Banyak perusahaan-perusahaan bersar tumbuh di Pekanbaru sehingga pertumbuhan keagamaanpun semakin meningkat, untuk itu dengan diresmikannya kantor FKUB Pekanbaru, perannya dimasyarakat dapat diperkuat dengan terus melaukan penertiban, pembinaan dan sosialisasi sesuai dengan tugas dan fungsi FKUB, termasuk menertibkan pendirian rumah ibadah," ucap Asyari Nur.
Menurutnya, FKUB tidak untuk mengejar peluang, tapi ia harus membantu pemerintah daerah untuk menertibkan kerukunan umat beragama. Karena kerukunan antar umat beragama itu sangat mahal harganya. "Alhamdulillah di Pekanbaru kerukunan dapat dipahami masyarakat secara seksama, sehingga tidak terjadi konflik antar agama. Tentunya ini tidak lepas dari peran dari FKUB yang telah terbentuk sejak beberapa tahun lalu. Meski Pekanbaru cukup intensif, namun FKUB jangan berdiam diri saja, tapi harus tetap mengoptimalkan kinerjanya apalagi didukung dengan kantor yang cukup representatif saat ini," ungkap Asyari. (msd)