Inmas
(Pelalawan), Senin/ 08 Oktober 2018 Bupati Kabupaten Pelalawan H.M.Harris
bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Pelalawan H.M.Rais,M.Pd.I
menghadiri acara Tasyakuran Pulangnya Jama’ah Kabupaten Pelalawan tahun 2018.
Tampak juga dibarisan tamu kehormatan Ketua IPHI, Ketua Baznas dan Ketua
MUI kabupaten pelalawan dan unsur Muspida kabupaten Pelalawan.
Kepala
Kantor Kementerian Agama Kab.Pelalawan H.Muhammad Rais,M.Pd.I yang dalam
sambutannya memaparkan, bahwa Jama’ah Haji 2018 ini terbagi menjadi 3
kelompok. Kelompok pertama berjumlah 360 orang, Kelompok kedua
terbagi menjadi 20 orang dan kelompok terakhir berjumlah 5 orang. Dan
keseluruhan jama’ah haji kabupaten Pelalawan yang berangkat pada tahun 2018 ini
385 orang. Kakan Kemenag Pelalawan mengucapkan banyak terimakasih kepada
pemerintah kabupaten pelalawan yang telah membantu dalam mensukseskan pelaksanaan
Haji tahun 2018 ini. H.Muhammad Rais,M.Pd.I selaku Kakan Kemenag Pelalawan juga
minta maaf kepada seluruh Jama’ah andai kata ada sifat dan sikap panitia baik
dalam pelayanan maupun dalam pelaksanaan kegiatan haji tahun 2018 ini yang
membuat kesal hati jama’ah.”Jelas beliau
Selanjutnya
Bupati Kabupaten Pelalawan H.M.Harris menyampaikan ucapan terimakasih kepada
seluruh jama’ah haji karena telah tertib dalam pelaksanaan Haji 2018 ini, baik
itu di Negeri Seiya Sekata ini maupun di Negara Makkah Al-Mukarromah dan
Madinah. Dan Bupati H.M.Harris mengajak dan menghimbau kepada seluruh jama’ah
untuk bersama- sama menjaga kedamaian Negeri Seiya Sekata ini bersama, apalagi
sekarang kita dalam suasana tahun politik, dan beliau juga berharap kepada
seluruh jama’ah ikut membantu dalam menjaga keluarga, sanak family dari
bahaya narkoba yang sekarang merajalela dinegara kita saat ini.”terang
Beliau
Selanjutnya Tausiyah dan
Pencerahan Hati oleh H.Hazmar,SH.,S.Ag yang juga selaku Kasubbag TU Kementerian Agama
Kabupaten Pelalawan. Dalam Tausiyahnya beliau memberikan motivasi dan semangat
kepada seluruh jama’ah haji yang berhadir saat itu. Perjuangan Haji itu
sangatlah berat sehingga kekayaan yang ada pada diri kita tidak berarti ketika
kita menunaikan haji dimekkah dan madinah, makanya haji itu wajib bagi setiap
orang yang mampu,baik dari segi financial dan juga kesehatan.”ujarnya.
Acara diakhiri dengan do’a dan ditutup
dengan bersalaman. (Aa/Mi)