0 menit baca 0 %

Kemenag :"Pembinaan IMTAQ Siswa SMAN 3 Pekanbaru”

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Pengawas Pendidikan Agama Islam Kemenag Kota Pekanbaru , Abdul Haris, S.Ag, MA hari ini Jumat, (15/09/2017) memberikan pembinaan kegiatan IMTAQ di SMAN 3 Pekanbaru. Acara rutinitas Jumatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Dra. Hj.Erniwati, guru PAI Nuraisyah Daulay, SPd sekaligus s...

  

Pekanbaru (Inmas) Pengawas Pendidikan Agama Islam Kemenag Kota Pekanbaru , Abdul Haris, S.Ag, MA hari ini Jumat, (15/09/2017) memberikan pembinaan kegiatan IMTAQ di SMAN 3 Pekanbaru. Acara rutinitas Jumatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Dra. Hj.Erniwati, guru PAI Nuraisyah Daulay, SPd sekaligus sebagai pembinaan keagamaan islam di sekolah tersebut, hadir juga seluruh guru dan karyawan lainya, pada acara pagi ini sengaja kami mengundang Abdul Haris sebagai pemberi Tausiah ucap Hj.Erniwati selaku kepala sekolah.

Tema yang disampaikan adalah Keistimewaan Manusia, materi menarik tampak siswa sangat antusias untuk menyimak. “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”(Qs.Shad(38):71)  Proses penciptaan manusia adalah sebagai berikut: Jika kita membahas penciptaan manusia, baiknya dimulai dari awal penciptaan Nabi Adam a.s, Kita banyak menemukan ayat di Alquran yang membicarakan penciptaan Adam. Dikutib dari hadist Nabi “Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah dari semua jenis tanah. Anak cucu Adam sendiri diciptakan sesuai kadar tanah yang menjadi bahan penciptaannya”(HR.Abu Dawud. At-Tirmidzi, dan Ahmad).

Maksud hadist ini bahwa karakter manusia bermacam-macam sesuai dengan asal sifat bumi yang menjadi bahan dasarnya”Anak cucu Adam sendiri diciptakan sesuai dengan kadar bahan penciptaannya”. Ada diantara anak cucu Adam yang mempunyai karakter yang fleksibel seperti tanah yang subur. Ada juga yang memiliki karakater yang sangat kaku seperti tanah yang tidak ada tanaman yang tumbuh dan tidak ada air yang mengalir disana, siswa siswi mau jenis tanah yang mana, tegas Abdul Haris (Idris/Rkamsa).