Pelalawan (Kemenag) โ Menanggapi munculnya sejumlah pemberitaan yang memerlukan klarifikasi, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan menggelar silaturahmi bersama wartawan dan media online Kamis (20/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Cafe Sultan itu menjadi momentum bagi Kemenag untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik melalui media.
Dalam kegiatan ini, Kemenag Pelalawan diwakili oleh jajaran pejabat struktural, yaitu Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Abdul Wahid, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Rizali, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Aliadi, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Iswadi M. Yazid, serta staf Depriko. Kehadiran perwakilan lengkap jajaran Kemenag menunjukkan komitmen institusi dalam membangun transparansi serta membuka ruang dialog dengan media.
Silaturahmi tersebut dibuka dengan penyampaian informasi dari pihak Kemenag terhadap peran media dalam menyebarluaskan informasi publik. Abdul Wahid, mewakili pimpinan, menyampaikan bahwa media merupakan mitra strategis pemerintah, khususnya dalam memberikan edukasi dan informasi yang benar kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa penyebaran informasi yang akurat menjadi sangat penting, terutama di tengah berkembangnya pemberitaan yang tidak sepenuhnya tepat beberapa waktu terakhir.
โMelalui pertemuan ini, kami ingin meluruskan sejumlah informasi yang kurang tepat dan memastikan bahwa apa pun yang disampaikan kepada publik berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Kemenag sangat terbuka terhadap komunikasi dan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman,โ ujar Abdul Wahid dalam sambutannya.
Para wartawan dan perwakilan media yang hadir seperti dari Ketua PWI Pelalawan, Ketua JMSI Pelalawan, wartawan Riau Pos, Tribun pekanbaru, Haluan Riau, Metro Riau, Mata Andalas, Riaugren, dll. Mereka mengapresiasi langkah Kemenag yang proaktif membuka dialog serta memberikan klarifikasi langsung, sehingga media dapat menyajikan pemberitaan yang lebih akurat, seimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik. Wartawan juga memberikan sejumlah masukan terkait pola komunikasi dan penyediaan informasi yang lebih cepat agar pemberitaan tidak menimbulkan kesimpangsiuran.
Silaturahmi diakhiri dengan diskusi interaktif. Kedua pihak menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kolaborasi, termasuk dalam hal penyediaan data, konfirmasi berita, serta pemberitaan berbasis verifikasi. Kemenag Pelalawan berharap hubungan baik dengan media akan terus terbangun dan menjadi fondasi dalam penyebaran informasi publik yang profesional, terpercaya, dan edukatif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kemenag Pelalawan menegaskan kembali pentingnya kemitraan bersama media dalam menjaga kualitas informasi dan menciptakan ruang publik yang sehat melalui pemberitaan yang objektif dan konstruktif.(dbs)