0 menit baca 0 %

Kemenag Merupakan Unsur Mutlak Pembangun Karakter Bangsa

Ringkasan: Pematang Reba (Humas) – Kementerian Agama merupakan unsur mutlak dalam pembangunan karakter bangsa (nation and character building). Untuk itu saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan lima nilai bu...

Pematang Reba (Humas) – Kementerian Agama merupakan unsur mutlak dalam pembangunan karakter bangsa (nation and character building). Untuk itu saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan lima nilai budaya kerja yang dimiliki Kementerian Agama.

Demikian disampaikan H Yopi Arianto SE, bupati Indragiri Hulu (Inhu) saat membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI sempena memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-69 di halaman Kantor Bupati Inhu, Sabtu (3/1).

“Dengan motto ikhlas beramal, semestinya Kementerian Agama berperan sebagai pelopor tegaknya kejujuran, ketulusan niat dan ikhlas dalam bekerja dan dalam berbagai kegiatan sehari-hari,” baca Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati Inhu ini juga menyampaikan pidato Menteri Agama bahwa birokrasi Kementerian Agama harus siap menjalankan revolusi mental yang dicanangkan kepala negara.
“Dalam melayani masyarakat, jangan sekali-kali mempersulit hal-hal yang seharusnya  bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana,” lanjut Yopi.

“Birokrasi yang yang baik dan ideal di era reformasi dan revolusi mental harus meninggalkan kultur “Bapakisme”, yaitu segala hal bergantung pada atasan tanpa memberi ruang bagi berkembangnya gagasan, inisiatif dan prakarsa inovatif dari bawahan,” lanjut Bupati Inhu ini bersemangat.

Menurut Menteri Agama yang dicakan bupati Inhu tersebut, bahwa dalam hal ini yang perlu dibangun ialah loyalitas dan komitmen terhadap pembangunan akhlaq dan moral yang berintikan kejujuran.

“Dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama, saya mengharapkan kita semua bertutur, berprilaku dan bersikap yang baik dan melenyapkan ego sektoral, primordialisme kedaerahan, arogansi jabatan, sikap resisten terhadap kritik serta menjauhi perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Upacaha HAB ke-69 dihadiri Kakanwil Keemenag Provinsi Riau, Rektor UIN Suskla Riau, keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Riau serta sejumlah pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, (ghp)