Kuansing ( inmas ) Kementerian Agama belum bisa memastikan apakah penyelanggaraan ibadah haji tahun ini akan dilaksanakan atau tidak. Pasalnya hingga saat ini Pemerinrah Arab Saudi belum memberikan kepastian soal masalah tersebut. Demikian dikatakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA melalui Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Bakhtiar kepada inmas Kamis, 30-04-2020 sekaligus menjawab pertanyaan salah seorang jamaah.
"Belum ada keputusan resmi dari sana (Pemerintah Arab Saudi), nanti kita lihatlah perkembangannya"
Menurut Bakhtiar, bahwa keputusan pemberangkatan jemaah haji tahun 2020 ini sangat bergantung kepada Pemerintah Arab Saudi. Hingga saat ini, Kementerian Agama Republik Indonesia belum dikabarkan ihwal kapan pengumuman ada atau tidaknya ibadah haji tahun ini.
"Kita masih menunggu, Info dari Pusat, kapan pemerintah Arab Saudi akan mengumumkan, dan harapan kita semoga secepatnya," sambung Bakhtiar.
Walaupun demikian pemerintah Indonesia sampai saat ini tetap melakukan segala persiapan pelaksanaannya.
Sementara itu sampai batas akhir pelunasan tahap I hari ini (30-04-2020) jamaah haji Kuantan Singingi sudah melunasi sebanyak 97,5 porsenย
"Untuk pelunasan sampai hari ini jamaah kita Kuantan Singingi telah mencapai sekira 97,5 Porsen. " paparnya.
Bakhtiar juga mengungkapkan beberapa skenario bila tahun ini pelaksanaan ibadah haji ditiadakan. Salah satu skenarionya adalah dengan mengembalikan uang pelunasan jemaah haji.
"Nanti kalau haji ditiadakan, uang pelunasannya bisa diambil kembali oleh jamaahnya." jelas Bakhtiar.
Di samping itu katanya, bila memang ibadah haji tahun ini ditiadakan, maka kemungkinan pemberangkatannya akan digeser ke tahun depan (2021). ( Btr )