0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Usulkan 3 Sektor Program Prioritas

Ringkasan: Kampar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA melalui Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, Usulkan 3 sektor Program Prioritas pada acara Expose agenda Pilar Peningkatan Akhlak dan Moral pada hari rabu (14/03) diruang rapat lantai III Kantor Bupati Kamp...
Kampar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA melalui Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, Usulkan 3 sektor Program Prioritas pada acara Expose agenda Pilar Peningkatan Akhlak dan Moral pada hari rabu (14/03) diruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Inspektorat Kab. Kampar H Helmi Syukra SH Mhum, dan di hadiri oleh seluruh kepala Dinas,Camat serta para undangan yang hadir. Dalam acara tersebut, Hakam mendapat kesempatan pertama untuk mengexpose Pilar peningkatan Akhlak dan Moral. Ada 3 sektor usulan yang disampaikan oleh Hakam, yakni sektor Fomal, non Formal dan Informal. Sektor Formal, Hakam mengusulkan Program Pembinaan Akhlak dan Moral di Lembaga Pendidikan Formal (Pembinaan Akhlak dan Moral Berbasis Sekolah) dengan cara : Pembangunan Labor Ibadah di Lembaga Pendidikan, Pembinaan Rohis, Penyuluhan Bahaya Narkoba Bagi Pelajar, Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an Bagi Guru, Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an Bagi Siswa, Penanaman Nilai Dasar Keislaman, Pelaksanaan PHBI di Sekolah, Pengadaan Al-Qur'an di Lembaga Pendidikan, Program Satu Siswa Satu Al-Qur'an,dan Muatan Lokal Terjemah Al-Qur'an di SLTA. Sektor Formal yang kedua Pembinaan Akhlak dan Moral Bagi Aparatur Negara denga cara : Pelaksanaan Taushiyah Mingguan di Setiap Kantor/Instansi Pemerintah, Pelatihan ESQ bagi Aparatur Pemerintah (PNS/Non PNS), Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an Bagi Aparatur Pemerintah, Pelaksanaan PHBI di Kantor Pemerintah, Optimalisasi Disiplin PNS, dan Pengadaan Al-Qur'an Terjemahan dan Buku Agama. Sektor Formal yang ke tiga, Peningkatan/Pembinaan Penyuluh Agama dengan cara Pembinaan Penyuluh Agama PNS dan Non PNS. Dan sektot Formal yang ke empat Pembinaan Akhlak dan Moral Berbasis Pondok Pesantren dengan cara Percepatan Sertifikasi Pondok Pesantren, Pembinaan Guru Pondok Pesantren, Peningkatan Kesejahteraan Guru Pondok Pesantren, dan Peningkatan Kualitas Pondok Pesantren Melalui Penempatan Guru Kitab Kuning yang Berstatus PNS di Pondok Pesantren. Sementara itu, dalam sektor non Formal meliputi yang pertama Pembinaan PDTA dengan melaksanakan Pembangunan Fisik (Sarana/Prasarana) PDTA, Pembinaan Guru PDTA, Peningkatan Kesejahteraan Guru PDTA, dan Pelaksanaan Perda Wajib Belajar PDTA. Yang kedua Pembinaan TPQ dengan melaksanakan Pembangunan Fisik (Sarana/Prasarana) TPQ, Pembinaan Guru TPQ, dan Peningkatan Kesejahteraan Guru TPQ. Yang ke tiga Pembinaan LPTQ dengan melaksanakan Peningkatan Pembinaan dan Program LPTQ Kabupaten, dan Penelusuran Bibit Qari dan Hafizh Daerah Melalui Pembinaan LPTQ Kecamatan. Sektor non Formal Yang ke empat Pembinaan IPHI dengan melaksanakan Pembangunan Maket Manasik Haji, dan Pelestarian Nilai Ibadah Haji Melalui Majlis Taklim IPHI Secara Berkala. Yang ke lima Pembinaan Baznas dengan melaksanakan Program Beasiswa Penuh Bagi Anak Miskin Berprestasi, dan Pembinaan dan Pelatihan Bagi Pengurus Baznas Kecamatan. Dan yang ke enam Pembinaan PAUD dengan melaksanakan Pembangunan Fisik (Sarana/Prasarana) PAUD, Pembinaan Guru PAUD dan Peningkatan Kesejahteraan Guru PAUD. Sedangkan dalam sektor Informal meliputi yang pertama Pembinaan Akhlak dan Moral Berbasis Masjid dengan melaksanakan Pembangunan Fisik (Sarana/Prasarana) Rumah Ibadah, Percepatan Sertifikasi Ikrar Tanah Wakaf, Percepatan Penerbitan IMB Rumah Ibadah, Pembinaan Pengurus Masjid, Muballigh/Muballighah, Remaja Masjid (BKPRMI), Amil Zakat, Majlis Taklim, dan Pembinaan dan Peningkatan Kesejahteran Imam dan Khatib serta Pengadaan Pustaka Masjid di Masjid Raya Kecamatan. Yang ke dua Pembinaan Keluarga Sakinah dengan melaksanakan Penyuluhan KDRT, Kursus Calon Pengantin (Suscatin), Pelatihan dan Pembinaan Penyelenggaraan Jenazah, Pembinaan dan Peningkatan Kesejahteraan PPPN dan Pelatihan Bagi Petugas BP4. Sektor Informal Yang ke tiga Pelaksanaan dan Pembinaan Program Magrib Mengaji dengan melaksanakan Perda Magrib Mengaji dan Peningkatan Kesejahteraan Guru Magrib Mengaji. Yang ke empat Pembinaan Akhlak dan Moral Berbasis Budaya Lokal dengan melaksanakan Penulisan Sejarah Masjid Bersejarah, Pembinaan Group Barzanji, Group Salawat Nabi (Nazham Baramulo), Group Marawis Group Rebana, Group Qasidah dan Pengembangan Objk Wisata Relijius. Dan yang kelima Pembangunan Lingkungan dan Masyarakat Agamis yang meliputi Pembuatan Himbauan dan Kalimat Thayyibah di Tempat Umum dan Jalan Kabupaten, Penertiban Tempat Hiburan, dan Pemberantasan Penyakit Masyarakat, tutup Hakam. (ags)