0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak H Majid Mahmud BA

Ringkasan: Kampar (Humas) –Seluruh Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar turut Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak H Abdul Majid Mahmud BA. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg dalam kata sambutannya...

Kampar (Humas) –Seluruh Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar turut Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak H Abdul Majid Mahmud BA. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg dalam kata sambutannya pada acara takziyah hari selasa (03/12) di rumah duka Jalan. Jenderal Sudirman Kota Bangkinang, Kec. Bangkinang Kota.


Hakam mengatakan, Bapak H Abdul Majid Mahmud BA ini lahir di Aceh Utara pada tanggal 25 April 1950 dan menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 63 Tahun. Yang mana tempat tugas terakhir beliau ini adalah Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Falah Salo Kec. Salo dan Juga pernah Menjadi Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Adapun Pangkat terakhirnya Penata TK. I , III/d nomor NIP 195004251979021002 dengan masa kerja 31 Tahun 5 bulan.


Lebih lanjut Hakam mengatakan, Bapak H Abdul Majid Mahmud BA ini pensiun pada tanggal 1 mei 2010. Dalam bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), beliau ini dikenal sangat energik, supel, jujur dan sabar. Kepribadian beliau ini sholeh dan ta’at, yang mana dalam bermasyarakat selalu aktif dan berbaur dengan seluruh elemen masyarakat baik yang muda ataupun yang tua serta juga menjadi Imam di Masjid Muhsinin Kota Bangkinang, Kec. Bangkinang Kota.


Oleh karena itu, Atas nama Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha Kampar H Muhammad Hakam MAg mengucapkan Innalillahi wainnalillahiriji’un. Semoga Segala Amal Ibadahnya selama ini diterima Allah SWT, dan kepada keluarga yang ditinggal,  diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini seraya  memanjatkan Do’a untuk almarhum agar diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT, tutup Hakam. (Ags)