0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Terima Cendra Mata dari Kemenag Bantul, Yogyakarta

Ringkasan: Kampar (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, menerima cendra mata dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantul, Yogyakarta, yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha H M Wahib Jamil SAg MPd, pada acara study bandi...

Kampar (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, menerima cendra mata dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantul, Yogyakarta, yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha H M Wahib Jamil SAg MPd, pada acara study banding di Kantor Kemenag Bantul, pada beberapa hari yang lalu.

Dalam acara study banding terasebut Hakam mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang telah diberikan. Kami hadir disini adalah untuk berbagi pengalaman dalam hal mewujudkan Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Kab. Kampar. Sekaligus juga untuk bersilaturrahim anta sesama kita.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantul, yang diwakili oleh Kepala Subbag Tata Usaha H M Wahib Jamil SAg MPd, dalam kunjungan tersebut mengucapkan selamat datang kepada Kepala Kantor Kemenag Kampar beserta rombongan. Semoga malalui momentum Study Banding ini, dapat memupuk silaturrahim kita antar sesama.

Kantor Kemenag Kab. Bantul ini, memang telah dijadikan pilot project Zona Integritas pada tahun 2015. Hal ini Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 143 Tahun 2015 Tentang Penetapan Pilot Project Implementasi Zona Integritas Di Lingkungan Kanwil Kemenag daerah Istimewa Yogyakarta, tanggal 9 Maret 2015 kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Resmi menjadi Kawasan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), ucap Wahib Jamil.

Adapun Visi yang akan dicapai dalam ZI ini adalah Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bantul yang Taat Beragama, Rukun, Cerdas dan Sejahtera Lahir Batin dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong, pungkas Wahib Jamil. (Ags)

 

(edit:vera)