0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Gelar Peringatan Isra Mi raj

Ringkasan: Kampar (Inmas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar mengadakan peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW, hari jum at (05/04/2019) di Musholla Miftahul ilmi Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Hadir dalam acara tersebut Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab.

Kampar (Inmas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar mengadakan peringatan Isra Mi raj Nabi Muhammad SAW, hari jum at (05/04/2019) di Musholla Miftahul ilmi Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Hadir dalam acara tersebut Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Fuadi Ahmad SH MAB, Para Kasi dan Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Acara Isra Mi raj tersebut diisi oleh Abuya Syamsuatir MESy. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan tentang kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Isra dan Mi raj.   Isra Mi'raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi kehidupan Nabi Muhammad dan juga umat Islam. Peristiwa ini sarat akan hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dan sesuai dengan masa kini.

Isra Mi'raj terjadi pada tanggal 27 Rajab, kalender Hijriah dan diperingati setiap tahunnya. Tahun ini, 27 Rajab jatuh pada Rabu kemaren (3/4/2019). Pada Isra Mi'raj Nabi Muhammad melakukan perjalanan di malam hari dari Mekkah ke Baitul Maqdis, Palestina hingga langit ke tujuh atau Sidratul Muntaha.  Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-delapan kenabian Rasulullah. "Isra Mi'raj terdapat di dalam Alquran, salah satunya di awal Surat Al-Isra'. Artinya, Isra Mi'raj ini kejadian yang sangat luar biasa,"

Sebelum Isra Mi'raj Nabi Muhammad mendapatkan beberapa cobaan dan dilanda kesedihan. Nabi Muhammad ditinggalkan oleh orang yang dicintainya yakni istrinya Khadijah dan orang yang selalu membelanya yakni sang paman Abu Thalib. Tahun ini bahkan dijuluki 'amul huzni yang berarti tahun kesedihan. 

Allah SWT lalu menghibur Nabi Muhammad melalui Isra Mi'raj. Perjalanan ini seolah memberi pesan bahwa setelah cobaan yang berat ada kemuliaan yang menanti. "Allah mencintai orang yang ikhlas. Isra Mi'raj merupakan karunia yang tidak umum, tidak semua hamba Allah mengalami perjumpaan langsung denganNya,". Saat Isra Mi'raj, Nabi Muhammad melakukan bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram, Makkah ke Masjidil Aqsha, Palestina. Dalam perjalanan ini Nabi singgah di beberapa lokasi untuk melakukan salat dua rakaat.

Setelah itu, Nabi Muhammad diangkat menuju Baitul Maqdis di langit ketujuh. Saat naik ke langit, Nabi bertemu dengan para malaikat dan nabi-nabi terdahulu. Nabi Muhammad juga menjumpai banyak peristiwa penting. Namun inti dari Isra Mikraj ini adalah nabi Muhammad menjemput sholat lima waktu, pungkas Abuya Syamsuatir. (Ags/Usm)