0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Gelar Orientasi Pengukuran Arah Kiblat

Ringkasan: Kampar (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar melalui seksi Penyelenggara Syari’ah hari rabu (03/06), menggelar acara orientasi pengukuran arah kiblat. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab.

Kampar (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar melalui seksi Penyelenggara Syari’ah hari rabu (03/06), menggelar acara orientasi pengukuran arah kiblat. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg, didampingi Kasi Penyelenggara Syari’ah Nurjannah SPdI.

Dalam arahannya Hakam menyampaikan permintaan maaf dan salam dari Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA.

"Karena seyogyanya acara ini dibuka langsung oleh Bapak Kakan Kemenag, namun beliau ada acara lain yang tidak bisa ditinggalkan, beliau mempercayakan kepada saya untuk membuka acara ini," jelas Hakam

Lebih lanjut Hakam mengatakan, "Orientasi pengukuran arah kiblat ini sangat perlu kita laksanakan, mengingat masalah kiblat ini tidak lain adalah masalah arah, yakni arah kota Makkah (Ka'bah). Arah Ka'bah dapat ditentukan dari setiap titik atau tempat di permukaan bumi dengan melakukan perhitungan dan pengukuran."

"Oleh sebab itu, perhitungan arah kiblat pada dasarnya adalah perhitungan untuk mengetahui guna menetapkan ke arah mana Ka’bah berada dilihat dari semua gerakan orang yang sedang melaksanakan shalat, baik ketika berdiri, rukuk, maupun sujudnya selalu berimpit dengan arah yang menuju Ka'bah," terangnya.

Umat Islam telah bersepakat bahwa menghadap kiblat dalam shalat merupakan syarat sahnya shalat (sebagaimana dalil-dalil syar’i yang ada). Bagi orang-orang yang berada di Kota Makkah dan sekitarnya, perintah ini tidak menjadi persoalan, karena dengan mudah mereka dapat melaksanakan. Namun bagi orang-orang yang jauh dari Makkah (di Negara Kita Indonesia) tentunya timbul permasalahan tersendiri, cukup menghadap arahnya saja ataukah harus menghadap arah yang tepat ke posisi Ka’bah yang sebenarnya.

"Untuk itu, mari kita ikuti acara ini dengan sebaik-baiknya, agar segala ilmu yang didapat dalam kegiatan ini, bisa diserap dan cerna serta diimplementasikan di tempat kerja kita masing-masing", tegas Hakam.

Sementara itu, Kasi Penyelenggara Syari'ah Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Nurjannah, SPdI, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan selama sehari penuh, bertempat di Hotel Bangkinang Baru. Yang mana acara ini diikuti oleh 35 orang peserta yang terdiri dari Badan Hisab Rakyat (BHR) Kabupaten dan dari BHR Kecamatan se Kab. Kampar. Adapun Narasumber yang pada acara ini berasal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau dan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. (Ags)

*edit by novam