0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Apresiasi Dedikasi Guru pada Peringatan Hari Guru Nasional 2025

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )-- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar  menegaskan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 yang berlangsung meriah di Lapangan Pelajar Bangkinang, Senin (25/11/2025).Kepala Kantor Kemenag Kampar, H...

Kampar ( Kemenag )-- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar  menegaskan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-80 yang berlangsung meriah di Lapangan Pelajar Bangkinang, Senin (25/11/2025).

Kepala Kantor Kemenag Kampar, H. Fuadi Ahmad, SH., MAB, hadir langsung mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi guru khususnya guru madrasah yang selama ini menjadi garda terdepan pembentuk karakter dan akhlak bangsa

Kakan Kemenag Kampar menjadi salah satu tamu kehormatan yang bergabung bersama Bupati Kampar Ahmad Yuzar, ST., MT., Wakil Bupati sekaligus Ketua PGRI Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, Forkopimda, serta ribuan guru dan siswa dari seluruh kecamatan.

Kehadiran pimpinan Kemenag menegaskan bahwa penguatan pendidikan di Kampar merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah tetapi juga lembaga keagamaan yang mengelola ribuan guru dan siswa madrasah.

“Guru adalah pilar bangsa. Madrasah kuat, Kampar maju semuanya berawal dari guru yang berdedikasi, profesional, dan ikhlas mengabdi,” ujar Fuadi Ahmad usai kegiatan.

Kemenag Kampar menyambut baik amanat nasional yang dibacakan Bupati Kampar mengenai arah kebijakan pendidikan 2026, termasuk:

Sentralisasi tata kelola guru dan tenaga kependidikan, Peningkatan kesejahteraan dan kejelasan status guru, Peningkatan kompetensi melalui beasiswa dan pelatihan, Pengurangan beban administrasi agar guru fokus pada pengajaran.

Kebijakan ini dinilai Kakan Kemenag Kampar sangat relevan untuk memperkuat layanan pendidikan madrasah di bawah binaan Kemenag, terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

“Guru madrasah membutuhkan dukungan nyata. Kebijakan pusat ini membuka ruang percepatan mutu pendidikan agama dan umum di lingkungan Kemenag,” tegasnya.

Kemenag Kampar juga menyoroti lima pesan pendidikan yang disampaikan Presiden, yakni belajar dengan sungguh-sungguh, mencintai orang tua, menghormati guru, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air. Nilai-nilai ini dianggap sejalan dengan misi madrasah dalam membangun peserta didik yang berkarakter islami dan berwawasan kebangsaan.

“Pesan moral ini sangat kuat dan menjadi dasar pembinaan di madrasah. Kemenag siap memperkuat pendidikan karakter melalui kurikulum dan praktik baik di sekolah.”

Dalam momentum HGN ini, Kemenag Kampar juga memberikan apresiasi kepada seluruh guru madrasah baik ASN maupun non-ASN yang terus berjuang di tengah tantangan geografis, keterbatasan sarana, dan dinamika pendidikan.

Menurut Fuadi Ahmad, banyak guru madrasah di Kampar yang telah menunjukkan prestasi, inovasi, dan dedikasi tinggi sehingga berdampak pada peningkatan mutu belajar siswa di berbagai wilayah.

“Kami bangga pada guru madrasah. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi membina akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi kekuatan utama masyarakat Kampar.”

Peringatan HGN diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada para pendidik berprestasi, purna bakti, dan tokoh pendidikan. Kemenag Kampar berharap momentum ini menjadi dorongan untuk memperkuat sinergi antara madrasah, pemerintah daerah, dan organisasi profesi guru.

Dengan semangat “Guru Bermutu, Indonesia Maju”, Kemenag Kampar menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas guru madrasah sebagai fondasi kemajuan pendidikan di Kabupaten Kampar.

Humas Kemenag Kampar