0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Adakan Rapat Melalui Zoom Cloud Meeting

Ringkasan: Kampar (Inmas) Mesti berada dirumah, Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar tetap bekerja dan melakukan rapat. Rapat kali ini tidak bertatap muka melainkan dengan Zoom Cloud Meeting. Rapat tersebut langsung diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.

Kampar (Inmas) – Mesti berada dirumah, Pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar tetap bekerja dan melakukan rapat. Rapat kali ini tidak bertatap muka melainkan dengan Zoom Cloud Meeting. Rapat tersebut langsung diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, Kepala Subbag Tata Usaha H Fuadi Ahmad SH MAB, Kasi Pendidikan Madrasah Dr H Faizin MPd, dan seluruh Kepala Madarsah se-Kab. Kampar. Demikian disampaikan Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari rabu (01/04/2020) diruang kerjanya.

Agus mengatakan, Zoom Cloud Meetings ini adalah Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pertemuan secara online. Zoom Cloud Meetings bukan saja mampu melakukan panggilan video satu lawan satu, melainkan juga dalam sebuah grup yang beranggotakan sampai seratus orang. Dalam Zoom Cloud Meetings inilah rapat tersebut dilaksanakan.

Dalam rapat yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 31 maret 2020 tersebut menghasilkan 4 keputusan. 4 keputusan tersebut adalah : 1. Optimalisasi pembelajaran di rumah melalui e-learning, social media, dll. Kepala Madrasah wajib memantau pelaksanaan pembelajaran dari di rumah, dan melaporkan ke Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.

2. Pelaksanaan pembelajaran di rumah, merujuk surat kepala kantor wilayah kementerian agama provinsi Riau diperpanjang sampai tanggal 15 April 2020. Jika terdapat perubahan akan disampaikan secepatnya melalui WA Group Seksi Pendidikan Madrasah

3. Seluruh madrasah dapat mengalokasikan penggunaan dana BOS untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran Virus COVID-19 sesuai Surat Edaran Menteri Agama B-699/Dt.I.I/PP.03/03/2020. Penggunaan Dana BOS dimaksudkan untuk pembelian sabun cuci tangan, antiseptic, penyemprotan desenfektan, dll, termasuk juga menyediakan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran dirumah seperti pembelian paket data internet yang diperuntukkan bagi guru-guru, dll. Kemudian yang ke 4. Dalam proses pelaksanaan kehadiran guru pada aplikasi SIMPATIKA di buat HADIR. (Ags/Usm/Mjs)