0 menit baca 0 %

Kemenag Kab. Rohul Cairkan Dana Bos Madrasah Tahap II

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas) - Kementerian Agama Kab. Rohul telah mencairkan dana BOS tahap II bagi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS), Madrasah Aliyah ( MA ), ULA dan WUSTHO se Rohul, Rabu ( 28/8). Adapun rincian pencairan dan pembayaran dana BOS ini diperuntukkan untuk 19 MI...

Rokan Hulu (Inmas) - Kementerian Agama Kab. Rohul telah mencairkan dana BOS tahap II bagi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS), Madrasah Aliyah ( MA ), ULA dan WUSTHO se Rohul, Rabu ( 28/8). Adapun rincian pencairan dan pembayaran dana BOS ini diperuntukkan untuk 19 MI sebesar Rp.992.000.000, 39 MTS Rp.2.237.500.000, 23 MA Rp. 1.414.700.000, 1 ULA Rp.30.400.000 dan 1 WUSTHO Rp.93.500.000 dengan total sebesar Rp 4.768.100.000 (Empat Milliar tujuh ratus enam puluh delapan juta seratus ribu rupiah). Pembayaran dana BOS tersebut langsung ditransfer ke rekening masing masing madrasah sesuai dengan alokasi dan jumlah siswa yang ada dimadrasah tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Drs H Syahruddin M.Sy menyampaikan penggunaan dana BOS tersebut harus benar benar tepat sasaran dan tidak menjadi temuan dikemudian hari nanti. “Dana BOS ini merupakan urat  nadi madrasah, artinya tanpa dana BOS madarsah kita tidak akan berjalan dengan baik karena madrasah kita ini 98% swasta. Inilah sebabnya kita berusaha mencairkan Dana BOS ini tepat waktu dan bisa segera digunakan oleh masing - masing madrasah. Selain itu kita berharap penggunaan dana BOS ini digunakan dengan tepat sasaran dan dan tepat jumlah, jangan sampai dikemudian hari menjadi temuan dikarenakan dana tersebut tidak tepat sasaran”. Ujar Kan kemenag tersebut.

Dalam hal ini Kasi Pendis H. Rusli, S.Ag, M.Sy berharap agar madrasah mencairkan dan mempergunakan BOS sesuai dengan juknis yang telah tertuang dalam RAB yang diajukan oleh masing masing madrasah. Dan beliau juga berharap agar Kanwil Kemenag Prov. Riau segera mengalokasikan dana untuk tahun berikutnya.

“ Dana ini sebenarnya masih kurang dari jumlah siswa yang dibutuhkan, jumlah yang terbayar oleh kita hanya sebesar Rp 4.768.100.000, jika di persenkan yang sudah terbayar adalah MI 82%, MA 78?n MA 88%, selanjutnya kami mohon kepada Kanwil Kementerian Agama Prov. Riau untuk mengalokasikan kekurangan Dana tersebut”, demikian disampaikan Kasi Pendis H. Rusli, S.Ag, M.Sy.***(Eel)