0 menit baca 0 %

Kemenag Inhu Matangkan Penyusunan Rencana Strategis 2025 2029, Fokus pada Penguatan Layanan dan Moderasi Beragama

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya mewujudkan arah kebijakan pembangunan bidang keagamaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, Tim Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menggelar rapat pembahasan awal penyusunan Renstra Tahun 2025 2029 di Aula Mi...

Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya mewujudkan arah kebijakan pembangunan bidang keagamaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, Tim Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menggelar rapat pembahasan awal penyusunan Renstra Tahun 2025 2029 di Aula Mini Kantor Kemenag Inhu pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Inhu, para kepala seksi, penyusun program, serta tim teknis terkait.

Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk merumuskan arah kebijakan dan strategi pelaksanaan program Kementerian Agama di tingkat daerah selama lima tahun mendatang. Pembahasan difokuskan pada sinkronisasi program nasional Kementerian Agama dengan kebutuhan lokal masyarakat Indragiri Hulu, meliputi peningkatan kualitas pendidikan agama, optimalisasi layanan keagamaan, serta penguatan moderasi beragama.

Kepala Kantor Kemenag Inhu, Darwison, menegaskan bahwa penyusunan Renstra bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari upaya membangun tata kelola lembaga yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Renstra ini harus menjadi pedoman kerja yang realistis, terukur, dan berorientasi pada pelayanan publik yang bermutu. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan umat dan sejalan dengan visi Kementerian Agama, ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarbidang di lingkungan Kemenag Inhu agar dokumen strategis yang dihasilkan mencerminkan komitmen bersama. Kita harus menyusun Renstra dengan semangat kolaborasi. Tidak ada sektor yang bisa berjalan sendiri. Semua bidang memiliki kontribusi dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan berintegritas, tambahnya.

Salah seorang anggota tim penyusun, Ahmad Fadli, menyampaikan bahwa hasil rapat ini akan menjadi dasar penyusunan rancangan awal dokumen Renstra sebelum dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan pemangku kepentingan terkait. Kami akan mengumpulkan data, mengevaluasi capaian periode sebelumnya, dan merumuskan indikator yang lebih adaptif terhadap tantangan lima tahun ke depan, ungkapnya.

Melalui proses penyusunan Renstra ini, diharapkan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu dapat memperkuat peran strategisnya sebagai lembaga pembina kehidupan beragama dan pendidikan keagamaan yang inklusif, serta memastikan setiap program memiliki nilai manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.