Dumai (Inmas) โ Drs. Sarifuddin
selaku Pengembang Kapasitas Pendidik dan Santri pada Seksi Pendidikan Islam
Kantor Kementerian Agama Kota Dumai menghadiri Rapat Koordinasi Daerah
(Rakorda) II yang ditaja oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia
Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD dan BNF) Provinsi Riau, pada tanggal
19 s.d 20 November 2019 bertempat di Hotel Premiere Jalan Sudirman Pekanbaru.
Selasa (19/11/2019)
Kegiatan dibuka langsung oleh
Kakanwil Kemenag Riau Dr. H. Mahyudin, MA didampingi Ketua BAN PAUD dan PNF Provinsi
Riau Diah Masyriah, S.Psi, MM, dengan dihadiri oleh Dinas Pendidikan, Kakan
kemenag Kabupaten/Kota dan 111 orang peserta Rakorda.
Mahyudin dalam sambutanya
menyebutkan, untuk dapat terus meningkatkan mutu pendidikan perlu adanya
sinergitas antara lembaga pendidikan dibawah Dinas Pendidikan dan Kementerian
Agama dengan BAN PAUD dan Akreditasi merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan
pengakuan terkait kualitas dan mutu. Terangnya
Diah Masyriah, mengatakan,
Rakorda BAN PAUD dan PNF Provinsi Riau memiliki 3 tujuan yaitu evaluasi capaian
pelaksanaan dalam pemenuhan kuota 12 Kabupaten/ Kota 2019, penetapan usulan
kuota akreditasi BAN PAUD dan BNF Provinsi Riau 2020 yang akan diusulkan pada
Rakornas BAN PAUD di Bali, dan tindak lanjut kebijakan peningkatan mutu satuan
pendidikan di Kabupaten/Kota.ย
โSesuai dengan tema kegiatan
Rakorda kita pada hari ini, Bersinergi dalam Menuntaskan Target Akreditasi
Provinsi Riau Tahun 2020, maka kita harus bersinergi mewujudkan semua ini,
khususnya Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama dengan mengedepankan kualitas
pendidikan,โ jelasnya.
Pada sesi akhir kegiatan pembukaan Rakorda BAN PAUD dan BNF 2019, panitia memberikan penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang capaian hasil akreditasi 2019 terpenuhi dan melebihi kuota. Terbaik 1 Kota pekanbaru, disusul Siak, Kuansing, Kampar, Bengkalis, Inhil, dan Rokan Hulu. (Arief)