0 menit baca 0 %

Kemenag Dumai gelar Bimbingan pengelolaan keuangan keluarga

Ringkasan: Dumai  (Inmas) - Guna mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah warohmah ( Samawa ) sangat di butuh pengetahuan dan keterampilan yang cukup bagi pasangan suami isteri ( pasutri ), dalam perjalanan sebuah rumah tangga pasti akan menghadapi berbagai persoalan dan konflik keluarga salah satunya mengha...

Dumai  (Inmas) - Guna mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah warohmah ( Samawa ) sangat di butuh pengetahuan dan keterampilan yang cukup bagi pasangan suami isteri ( pasutri ), dalam perjalanan sebuah rumah tangga pasti akan menghadapi berbagai persoalan dan konflik keluarga salah satunya menghadapi urusan finansial ( keuangan ) oleh karena itu sangat di butuhkan sebuah pengelolaan keuangan yang matang dalam kehidupan keluarga. Demikian di tegaskan Kepala Kantor Kementerian Kota Dumai Drs. H. Syafwan pada acara pembukaan Bimbingan pengelolaan keuangan keluarga yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Dumai, Minggu, 17 November 2019.

Kegiatan yang di gelar oleh Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai di hadiri oleh 20 orang peserta terdiri unsur pasangan muda keluarga muslimat di wilayah Kota Dumai. Selain itu hadir Ketua Panitia Sukarsih, S.Ag dan beberapa undangan lainnya. Lebuh lanjut H. Syafwan "Dalam mengelola Manajemen Keuangan keluarga harus di landasi dengan sebuah keyakinan bahwa pemberi Rezki adalah Allah SWT" dengan usaha yang di niatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga agar dapat beribadah dengan khusu' sehingga memiliki komitmen dan prioritas penghasilan halal yang membawa berkah bagi semua anggota keluarga. Di samping itu suami maupun istri harus berusaha mendidik anak anaknya dengan baik serta mengingatkan mereka agar dapat hidup hemat dan ekonomis terangnya.

Kakan Kemenag Dumai menambahkan dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga harus di dasari dengan prinsip saling pengertian dan saling memahami antara pasangan suami dan isteri ( pasutri ) karena dengan demikian akan lebih mudah kita mengatur segala kebutuhan dalam keluarga dan juga yang paling penting keluarga tersebut akan terhindar dari berbagai pesoalan atau konflik rumah tangga dan segala bentuk kebutuhan dalam keluarga hendaklah di sesuaikan jangan sampai pengeluaran lebih besar dari penghasilan. oleh karena itu jika ini semua sudah di lakukan InsyaAllah masa depan keluarga akan menjadi lebih baik. Demikian ungkap H. Syafwan. ( Arief )