0 menit baca 0 %

Kemenag Dumai dan Kasi Bimas Dampingi Pelepasan Kafilah MTQ

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan mendampingi pelepasan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) Kota Dumai untuk mengikuti MTQ XXXVIII Provinsi Riau yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar, Bangkinang pada tanggal 24 s.d 30 November 2019.

Dumai (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan mendampingi pelepasan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Dumai untuk mengikuti MTQ XXXVIII Provinsi Riau yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar, Bangkinang pada tanggal 24 s.d 30 November 2019. Pelepasan kontingen dilakukan di halaman Masjid Habiburrahman Jalan Ir. Hr. Soebrantas Dumai, Sabtu, (23/11/2019).

Menurut H. Syafwan, peserta MTQ Dumai merupakan duta-duta agama Kota Dumai yang dipilih oleh dewan juri melalui proses penyaringan dan mengharapkan hasil yang terbaik terhadap kafilah Kota Dumai pada ajang MTQ XXXVIII Provinsi Riau di Kampar.

“Tunjukkan kemampuan terbaik yang saudara miliki, berbekal latihan intensif yang sudah dilakukan dengan matang oleh pembimbing, kami harapkan prestasi kafilah Kota Dumai dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya” lanjut Kakan Kemenag Dumai.

Kasi Bimas Islam H. Sudarmanto juga mengungkapkan beberapa hal dan arahan dalam keberangkatan kafilah tersebut. “Ada 60 orang peserta dan official yang tergabung dalam kafilah kita, jagalah kesehatan dan kekompakan, atas nama Pemko, Kemenag dan masyarakat Kota Dumai, saya pribadi dan mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai mengucapkan selamat berjuang kepada seluruh peserta Kota Dumai, semoga bisa menjadi duta terbaik di tingkat Provinsi Riau”.

“Kami sangat berharap doa masyarakat agar anak-anak kita menyapu bersih semua cabang yang dilombakan,” tutur Kasi Bimas Islam

H. Sudarmanto berharap kepada para kafilah untuk berkompetisi secara sehat dalam meraih prestasi, dan senantiasa menjaga nama baik karena kegiatan MTQ membawa misi islami, segala pergaulan dan percakapan dijaga sesuai akhlak nurani, baik secara individu maupun kelompok.

“Jaga sikap saat bersosialisasi dengan rekan atau peserta dari kontingen asal Kota/Kabupaten lainnya” tegas Kasi Bimas Islam. (Arief)