Kemenag dan Pemkab Bersinergi Bangun Keagamaan di Daerah
Ringkasan:
Bengkalis (Humas)- Kementerian Agama (Kemenag) dam Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkalis bersinergi membangun keagamaan dan pendidikan di kota terubuk tesebut. Hal tersebut terbukit dengan dianggarkannya dana pembangunan keagamaan baik fisik maupun non fisik dalam jumlah besar setiap tahunnya.
Bengkalis (Humas)- Kementerian Agama (Kemenag) dam Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkalis bersinergi membangun keagamaan dan pendidikan di kota terubuk tesebut. Hal tersebut terbukit dengan dianggarkannya dana pembangunan keagamaan baik fisik maupun non fisik dalam jumlah besar setiap tahunnya.
Bersempena Halal Bi Halal Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis bersama Bapak Kakanwil Kemenag Prov Riau yang dihadiri ribuan masyarakat bengkalis, Rabu (28/9) kemarin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, didampingi Wakil Bupati Bengkalis, Drs Suayetno dan Kabid Penamas, HM Saman S Sos, M Si, Rabu (28/9) di Gedung Cik Puan Jalan Hang Tuah Bengkalis, kembali menyerahkan bantuan pembangunan keagamaan dan pendidikan Bengkalis Rp13 M lebih kepada Kakan Kemenag Bengkalis, Drs H Jumari.
Rincian bantuan tersebut terdiri dari bantuan APBN P untuk Kemenag, Madrasah Negeri dan Swasta Rp4,5 M lebih, terdiri dari beasiswa berprestasi MI, MTs dan MA sebanyak 45 orang Rp45 juta, mobiler ruang kelas MI, MTs dan MA Rp2,1 M, pembangunan dan rehabilitas, pengadaan sarana dan buku perpustakaan, sarana olahraga, labor Komputer dan IPA Rp2,3 M lebih, serta tunjangan khusus Madrasah daerah sulit Rp275 juta.
Sementara itu relokasi anggaran pada penghematan anggaran tahun 2011 terdiri dari tunjangan fungsional Non PNS belum S1 dan Telah S1 Rp4,8 M, kekurangan tunjangan profesi PNS Kristen, Katholik dan Budha Rp123 juta. Rehabilitas Madrasah MTsN Bengkalis, MAN Sungai Pakning, dan MAN Selat Panjang Rp749 juta. Beasiswa miskin diberikan kepada siswa MI, MTS dan MA sebanyak 3.763 ofang dengan anggaran Rp2, 5 M lebih.
Asyari Nur usaia acara mengatakan, pembangunan keagamaan di daerah harus senantiasa bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga persoalan dan permasalahaan keagamaan yang ada didaerah dapat diatasi secara bersama. Termasuk dalam membangun sumber daya manusia (SDM), melalui pendidikan umum maupun madrasah.
Sementar itu, Wakil Bupati Bengkalis, Drs Suayetno, mengatakan, untuk tahun 2011 Pemkab Bengkalis lebih fokus pada pembangunan non fisik atau aspek kebutuhan dasar masyarakat, seperti pemberdayaan desa mandiri, raskin dan perhatian pada siswa umum dan madarasah.
"Untuk tahun 2012 kita baru fokus pada pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan umum dan agama," tegasnya. (msd)