0 menit baca 0 %

Kemenag Bengkalis Tugaskan Kasi PAIS dan Kasi PD Pontren Serta Operator Ikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Emis 2019

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Education Management Information System (EMIS) Tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut berlangsung di Hotel Pes...

Pekanbaru (Inmas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Education Management Information System (EMIS) Tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut berlangsung di Hotel Pesona Pekanbaru, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Mahyudin, pada Rabu (25/09/2019).

 

Kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi Emis tahun 2019 ini diikuti oleh 41 orang peserta, terdiri dari 17 orang peserta yang berasal dari Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam yang ada di Kabupaten/ Kota se-Provinsi Riau serta 24 orang Operator EMIS Pendidikan Agama Islam dan Pondok Pesantren.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H Jumari, melalui surat tugas nomor 3739/Kk.04.03/1/OT.01/09/2019 tanggal 24 September 2019, menugaskan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Khairul Nizan SPd MA, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pensantren Drs H Abdul Hamid, dan operatir Emis pada Seksi PAIS Aziza A Md serta Swanfri S Ag operator Emis pada seksi PD Pontren, untuk mengikuti kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi tersebut.

 

Kakanwil Kemenag Riau H Mahyudin dalam arahannya menyampaikan agar operator EMIS dapat memperbaharui data, sehingga data tersebut update dan bersifat dinamis. Selanjutnya beliau berharap kepada Kepala Seksi agar dapat memonitor kinerja operator sehingga data yang diinput dapat dipertanggungjawabkan.

 

Ke depan, Kantor Wilayah Kemenag Riau harus memiliki data yang terintegrasi, karena data terintegrasi dipertanggugjawabkan dan dapat membantu menjadi dasar atau acuan untuk mengambil kebijakan-kebijakan ke depannya tutur H Mahyudin.

 

Sementara itu panitia pelaksana H Jasri mengatakan output dari kegiatan tersebut adalah terwujudnya data yang dapat dipertanggungjwabkan sesuai dengan realita serta berkembang setiap waktu (terupdate). 


Kepada tim Inmas Kemenag Bengkalis H Taufik Akmal SHI, melalui pesan whatsapp Kasi PAIS Khairul Nizan menyampaikan berbicara pendidikan maka kita dituntut untuk menyuguhkan data yang baik, valid dan representatif, bisa dimengerti juga bisa dipertanggungjawabkan. Selanjutnya beliau juga mengatakan kalau pendataan melalui pengisian EMIS  bisa dilakukan dengan benar, akurat dan faktual maka akan mampu mewujudkan rencana kerja yang baik dan diyakini mampu meningkatkan mutu pendidikan agama dan keagamaan sebagaimana yang kita cita-citakan. (rls/tfk)