Bengkalis
(Inma) – Bertempat di Aula Pertemuan Wisma Kito Bengkalis jalan Hang Tuah Kelurahan
Damon Bengkalis, pada Selasa (09/07/2019), Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Bengkalis mengadakan kegiatan Temu Tokoh Agama, Pemuda dan Pemerintah Tahun
2019. Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari tokoh agama, tokoh
pemuda lintas agama, pimpinan lembaga/organisasi dan mahasiswa yang ada di
Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan
yang dilaksanakan satu hari ini, dimulai sekitar pukul 08.15 WIB dan dibuka
secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Drs H
Jumari, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha Dr H Carles MA dan Kanit Idik 2
Tipidter Satreskrim Polres Bengkalis Iptu Gunawan SH selaku nara sumber.
Dalam
sambutannya H Jumari menjelaskan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keinginan
bersatu, hidup berdampingan serta rukun dalam keberagaman. “NKRI terdiri dari
beragam suku, agama dan budaya, karenanya keberagaman merupakan sebuah potensi
yang sangat luar biasa bagi bangsa Indonesia dan patut kita syukuri. Dan kunci
terbentuknya kerukunan adalah kita harus saling menghormati dan menghargai
perbedaan yang ada” ungkap Kakan Kemenag Bengkalis.
Tujuan dari kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi antar
tokoh lintas agama, guna menambah aktor kerukunan, serta membantu Kementerian Agama dalam melakukan
sosialisasi kerukunan dan merealisasikan program prioritas pembinaan kerukunan
dari pemerintah.
Pada
kesempatan pertama materi disampaikan oleh Kakan Kemenag Bengkalis yang
membahas tentang peranan Kementerian Agama dalam pembinaan kerukunan antar umat
beragama. Menururtnya bahwa kerukunan umat beragama di Kabupaten Bengkalis
sangatlah kondusif. Tidak ada terjadinya konflik antar umat beragama, hal ini
disebabkan karena tokoh umat dan ketua lembaga antar umat beragama meberikan
teladan yang baik bagi umatnya.
Kemudian
dilanjutkan dengan materi kedua oleh Kanit Idik II Tipidter Sat Reskrim Polres
Bengkalis Iptu Gunawan SH, yang membahas seputar permasalahan dan sosialisasi Undang-undang ITE dan ujaran kebencian. Cyber
Crime kejahatan siber atau kejahatan dunia maya merupakan bentuk tidak
kejahatan yang memanfaatkan teknologi computer, jaringan komputcomputerrnet atau
perangkat digital lainnya sebagai alat, sasaran, tempat atau penggunanya.
Pada kesempatan berikutnya
Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Bengkalis Dr H Carles MA berkesempatan memberikan
materi dengan topik peranan Ormas Agama dan pemuda dalam mendukung terwujudnya
kerukunan antar umat beragama. Beliau mengajak agar umat beragama memanfaatkan
rumah ibadah untuk peningkatan iman dan taqwa. Penyuluh setiap agama bisa
diberdayakan untuk melakukan pembinaan umat di rumah ibadah. (tfk)