0 menit baca 0 %

Kembalikan Roh Islam Riau

Ringkasan: Bengkalis – (Humas) Hari ini, roh Islam serasa telah tercabut di bumi Melayu Riau. Roh itu adalah dengungan bacaan Alquran dari mesjid dan musalla sehabis melaksanakan salat magrib. Untuk itu, pemberdayaan mesjid dan musalla sebagai taman pendidikan Islami yang menyejukkan perlu diwujudkan.
Bengkalis – (Humas) Hari ini, roh Islam serasa telah tercabut di bumi Melayu Riau. Roh itu adalah dengungan bacaan Alquran dari mesjid dan musalla sehabis melaksanakan salat magrib. Untuk itu, pemberdayaan mesjid dan musalla sebagai taman pendidikan Islami yang menyejukkan perlu diwujudkan. Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor, MA di depan ratusan guru Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Ibtidaiyyah (MI) se-Kecamatan Bengkalis dan Bantan, di aula Balai Diklat, Bengkalis, 7/12. “Untuk itu, program Riau Magrib Mengaji mesti semakin digelorakan di seluruh daerah Riau. Ujung tombaknya adalah para bapak dan ibu guru, atau ustaz dan ustazah sekalian,” kata Tarmizi. Menurut Tarmizi lagi, selain program magrib mengaji, mendirikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia merupakan program utama dan unggulan Kamenag Riau pada tahun 2013 nanti. Untuk itu, pemerintah Kabupaten Siak telah menyediakan lahan kosong seluas 10 hektar. “Madrasah ini kita harapkan melahirkan cendekiawan muslim di tanah Melayu Riau ini nantinya. Ini kita utamakan karena kehendak untuk memelihara predikat Riau sebagai Melayu yang identik dengan Islam,” kata Tarmizi. Di depan Aziz Zainal, Ketua Komisi C DPRD Riau dan Drs. H. Mahyudin, MA, Kabid Mapenda Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. Jumari, serta sejumlah tokoh Riau, Tarmizi Tohor juga menyampaikan. “Karena sampai hari ini kemiskinan masih menghimpit sebagian masyarakat Riau baik di desa maupun di kota, maka hal itu juga menjadi perhatian dari Kementerian Agama. Melalui pemberdayaan zakat secara sungguh-sungguh, kemiskinan ini akan coba kita entaskan melalui zakat. Sayang, selama ini pengelolaan zakat belum maksimal di Riau. Coba bayangkan, dari 12 kabupaten dan kota se-Riau dan ditambah satu dari provinsi, tahun 2012 ini, kita baru mengumpulkan sekitar 12 miliar saja. Pengumpul terbanyak itu dari Siak, yaitu sekitar lima miliar. Kalau semua kabupaten mampu mengumpulkan lima milyar saja, maka Riau akan mengumpulkan 65 milyar. Dengan dana sebanyak itu, banyak hal yang bisa kita lakukan,” kata Tarmizi. Pada tahun 2013, Kemenag Riau juga bakal membangun Embarkasi Haji yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah calon haji provinsi Riau. Selain itu juga untuk menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji. “Kita ingin jemaah haji Riau mendapat kepuasan pelayanan dari Kementerian Agama yang kita cintai ini.” kata Tarmizi. “Semua ini kita lakukan demi mengembalikan roh Islam-Melayu di Riau,” kata Tarmizi. Pada kesempatan itu, Aziz Zainal, Ketua Komisi C DPRD Riau dari partai PPP, juga menyampaikan, bahwa, PPP Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis hendaknya bersinerji membangun dunia kegamaan di Bengkalis. “Saya harap PPP dan dan Kementerian Agama serta seluruh masyarakat Bengkalis bekerja sama untuk memajukan Islam di negeri ini. Sehingga ke depan, Islam-Melayu di negeri Bengkalis ini semakin jaya,” kata Aziz berharap. (ghp)