Riau (Inmas) – “Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama teman kerja, hal itulah yang dilakukan oleh Kasubbag Umum dan Humas di sela-sela aktivitasnya, Kasubbag Umum dan Humas Drs H Eka Purba ditemani Kasi Pemberdayaan Wakaf Bidang Penaiszawa Qawiyyun Awal MA membesuk salah seorang pejabat eselon IV Kanwil Kemenag Riau, Jumat (07/02). Bentuk kepedulian ini sudah seharusnya dilakukan seorang muslim kepada teman atau saudaranya dalam keadaan lemah tubuh atau sakit, baik yang terbaring dirumah maupun di rumah sakit.
Pejabat tersebut yakni Drs H Elwizar MA yang diketahui baru-baru ini menjalani perawatan pada bagian jantungnya di Rumah Sakit Santa Maria Kota Pekanbaru.
Sejak masuk rumah sakit pada tanggal 2 Februari yang lalu Elwizar diketahui harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit sehingga tidak dapat melaksanakan tugasnya dikantor.
Sementara itu Eka Purba menuturkan mengetahui kondisi rekan kerjanya sedang sakit dari informasi internal Kanwil Kemenag Riau Sebagai bentuk kepedulian, Ia pun langsung mengajak personilnya menjenguk pejabat yang baru saja menjabat sebagai Kasi Pendaftaran Dokumen Haji Reguler Bidang PHU ini dirumahnya.
“Alhamdulillah kondisi beliau sudah mulai membaik. Kita doakan saja semoga lekas sembuh dan beraktivitas seperti biasanya." kata Eka Purba yang diaminkan oleh seluruh yang hadir.
Elwizar selaku tuan rumah, menyampaikan ucapan terima kasih terdalam kepada Kasubbag Umum dan Humas beserta personilnya. Atas kesediaan waktu membesuk di sela rutinitas kerja.
Ia mengaku sudah keluar dari rumah sakit sejak hari Jumat yang lalu. Hanya saja menurut saran dokter harus beristirahat banyak dirumah.
 “Saya disuruh istirahat lagi oleh dokter, alhamdulillah saat ini semakin hari semakin baik. Yang sedikit menjadi pikiran, dikhawatirkan akan dipasang keteter. Jadi atau tidaknya masih menunggu hasilnya tanggal 15 Minggu depan ini”, terang Elwizar.
Terpisah, kepada Humas Elwizar menceritakan selama ini tidak ada indikasi penyakit jantung. Kendati memang ada juga riwayat penyakit hipertensi, asam urat dan kolesterol. “Saya kaget juga saat didiagnosa serangan jantung”, ujarnya.
Ia mengaku mulai menjalankan rutinitas baru pola makan yang lebih sehat, sejak didiagnosa jantung.
“Saya rutin sekarang minum minuman ultimate rempah dan rimpang buatan istri”, tuturnya lagi. Alhamdulillah sangat berpengaruh ke badan. "Jauh terasa lebih nyaman terasa di badan saat ini", ungkap mantan Kasubbag Umum ini.
“Yang pasti untuk merokok saya sudah berhenti, kedepan insyaallah tidak akan pernah merokok lagi”, ucapnya mantap.
Insyaallah Senin besok sudah bisa masuk kantor seperti biasa, harap Elwizar diakhir bincang.(vera)