0 menit baca 0 %

Keluarga Besar Kemenag Bengkalis Berduka Cita

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dirundung duka. Dimana orang tua dari salah seorang staf Subbag Tata Usaha Kemenag Bengkalis Siti Jamilah dan juga mertua H Ismail SAg, atas nama H Maksum Ikhsan bin H Ikhsan, telah meninggal dunia pada Rabu (03/04/2019) s...

Bengkalis (Inmas) – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dirundung duka. Dimana orang tua dari salah seorang staf Subbag Tata Usaha Kemenag Bengkalis Siti Jamilah dan juga mertua H Ismail SAg, atas nama H Maksum Ikhsan bin H Ikhsan, telah meninggal dunia pada Rabu (03/04/2019) sekitar pukul 22.25 WIB bertempat di rumah duka Desa Pedekik Bengkalis, di usia 91 tahun.

 

Di lain tempat dan waktu yang bersamaan Kemenag Bengkalis kehilangan salah satu guru terbaiknya, Dewiyana SPd. Seorang guru yang sudah mengabdikan dirinya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bengkalis tersebut meninggal dunia pada Rabu (03/04/2019) di Rumah Sakit Siak sekitar pukul 22.00 WIB tutup usia 45 tahun, disebabkan sakit gula darah. Selama hidupnya, almarhumah banyak mencurahkan perhatiannya kepada siswa-siswi madrasah yang saat ini mulai merangkak maju.

 

Selanjutnya di minggu yang sama juga, telah meninggal dunia Abdul Karim bin Zainal, mertua dari Sunardi SHI salah seorang staf seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Bengkalis, pada Sabtu (30/03/2019) sekitar pukul 01.30 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis, pada usia 82 tahun disebabkan sakit pada saluran pernafasan.

 

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis Drs H Jumari menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas musibah ini, dan berharap kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap sabar dan tabah. 

 

“Kami keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis turut bersedih dan merasa kehilangan atas kepergian almarhum/ah, semoga mereka husnul khotimah. Segala amal ibadah semasa hidupnya semoga diterima dan dinilai pahala di sisi Allah SWT, serta segala khilaf dan salahnya agar diampuni-Nya. Selanjutnya, kami juga berharap kepada keluarga yang ditinggalkan agar selalu diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini” ucap H Jumari. (ana/tfk)