0 menit baca 0 %

Kegiatan Keagamaan Penangkal Globalisasi Negatif

Ringkasan: Tembilahan (Humas)- Banyak hikmah dan pelajaran yang diambil dari peringatan Haul Syekh Abdul Qadir AL- Jailani dan KH M Nawawi Berjan serta Hari Ulang Tahun (HUT) Majelis Taklim Al Hidayah cabang Tembilahan setiap tahunnya, diantaranya memperbaiki kualitas iman dan menambah ketakwaan.
Tembilahan (Humas)- Banyak hikmah dan pelajaran yang diambil dari peringatan Haul Syekh Abdul Qadir AL- Jailani dan KH M Nawawi Berjan serta Hari Ulang Tahun (HUT) Majelis Taklim Al Hidayah cabang Tembilahan setiap tahunnya, diantaranya memperbaiki kualitas iman dan menambah ketakwaan. Dan yang terpenting adalah sebagai penangkal dalam menghadapi arus globalisasi saat ini dan masa mendatang. Karena sebagaimana Allah menyebutkan, manusia yang beruntung adalah menusia yang lebih baik hari ini dibandingkan hari kemarin, begitu seterusnya. Untuk itu, melalui perinatkaan Haul dan HUT Majelis Taklim hendaknya instropeksi diri untuk melihat titik lemah diri kita. Demikian ditegaskan oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Indra Muklis Adnan melalui Pelaksana Harian Sekretariat Daerah Pemkab Inhil, Drs Said Ismail, Ahad (27/3) pada acara peringatan Haul Syekh Abdul Qadir AL- Jailani dan KH M Nawawi Berjan serta Hari Ulang Tahun (HUT) Majelis Taklim Al Hidayah cabang Tembilahan ke 14 di Halaman Majelis Taklim Miftahussaadah Jalan Sederna Tembilahan Hulu. "Kegiatan ini sangat positif, tidak hanya bagi anggota pengajian atau Majelis Taklim, tapi bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya. Karena ini bisa menjadi pondasi dan penangkal pengaruh globalisasi yang mau tidak mau pasti kita hadapi, seperti pergaulan bebas, narkoba dan lain sebagainya. Kita tidak mungkin menghindari pengaruh global, namun kita masih bisa membentengi diri dengan ilmu, iman dan takwa," tegasnya. Untuk itu ia mengharapkan agar kaum muslimin dan masyarakat Inhil dapat merapatkan shaf, menjaga kesatuan dan kesatuan guna mewujudkan tembilahan sebagai kota yang gemilang pada tahun 2025 mendatang. (msd)