Batam (Inmas)- Kedatangan Jamaah Haji (JH) Kelompok Terbang (Kloter) 2 Embarkasi Batam (BTH) terlambat 2 jam 13 menit dari jadwal semula. Seharusnya JH Kloter 2 BTH yang terbang dari Jeddah Arab Saudi mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 18.35 WIB namun pesawat Saudia yang membawa 447 jamaah asal Kota Pekanbaru baru mendarat pukul 20.48 WIB, Minggu (18/9).
Tampak menjemput JH di Bandara Hang Nadim Kepala Kanwil Kemenag Kepri H. Marwin Jamal, Plh. Kakanwil Kemenag Riau, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, dan Kabid PHU Kanwil Kemenag Riau. Sesampainya di Bandara Hang Nadim Batam, JH diarahkan menuju ruang tunggu internasional untuk melalukan pemeriksanaan suhu tubuh melalui thermal scanner, pemeriksaan buku kesehatan dan proses keimigrasian.
Sesampainya di Asrama Haji Batam, JH langsung mengikuti kegiatan penerimaan jamaah. JH Kloter 2 BTH merupakan jamaah haji asal Kota Pekanbaru sebanyak 441 orang dan Kabupaten Lingga (Kepri) sebanyak 1 jamaah. Hingga kedatangan JH Kloter 2 BTH total jamaah haji yang sudah tiba di tanah air sebanyak 890 jamaah atau dua kloter.
Dalam Kloter 2 BTH terdapat satu orang jamaah haji yang wafat di Arab Saudi atas nama Wahono Wilk Walijo Nomor Porsi 04000056189 Nomor Manifest (02/143) asal Kota Pekanbaru dan terdapat satu JH yang mutasi masuk atas nama Sumiati Lumoh Sarip Nomor Porsi 3700008882 Nomor Manifest (02/143) asal Kabupaten Lingga (Kepri) yang merupakan JH asal Kloter 1 BTH. Setibanya di Asrama Haji Batam seluruh JH Kloter 2 BTH menginap satu malam.
Sementara itu Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman dalam sambutannya mengatakan jamaah haji dapat mempertahankan kemabruran hajinya.
“Semakin banyak masyarakat Riau yang berhaji insya Allah daerah kita makin aman. Kita doakan yang lain ikut segera berhaji pada masa mendatang”, kata Gubernur. (rilis/htmn)