0 menit baca 0 %

Kedatangan Jama'ah Haji Kabupaten Siak Kloter 19 Disambut Antusias Pihak Keluarga

Ringkasan: Siak (Inmas) - Kedatangan 214 jamaah haji Kabupaten Siak, yang baru tiba dari menunaikan ibadah haji di Tanah Suci disambut antusias ratusan keluarga. Penyambutan jamaah haji yang digelar di halaman Asrama Haji Sultan Yahya diiringi dengan alunan sholawat Nabi dan Alunan Dzikir yang membuat suasana...

Siak (Inmas) - Kedatangan 214 jamaah haji Kabupaten Siak, yang baru tiba dari menunaikan ibadah haji di Tanah Suci disambut antusias ratusan keluarga. Penyambutan jamaah haji yang digelar di halaman Asrama Haji Sultan Yahya diiringi dengan alunan sholawat Nabi dan Alunan Dzikir yang membuat suasana penyambutan tersebut semakin hikmat.

Plh. Kankemenag Siak, Drs. H. Nursya mengatakan, menyambut gembira kedatangan para jamaah haji asal Kabupaten Siak gelombang tersebut, yang telah kembali di tengah-tengah keluarga serta masyarakat dengan selamat dan sehat. “Dengan kedatangan para jamaah haji ini di tengah-tengah kita dan dengan menyandang predikat haji dan hajjah saat ini, hendaklah bagi para jemaah haji ini lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya,” ujar Nursya, Kamis (05/09/19).

Dalam keseampatan itu pula, dirinya berpesan kepada para jemaah haji agar lebih berhati-hati dalam setiap tindak tanduk dan perbuatan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Mengingat bagi masyarakat yang telah menyandang predikat haji dan hajjah akan senantiasa dijadikan sebagai contoh, ukuran dan panutan bagi keluarga dan masyarakat.

Dikutip dari mediacenter.riau.go.id, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Riau, Mahyuddin menyebut kesuksesan Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau pada pelaksanaan perdananya sudah menunjukkan keberhasilannya. Hal tersebut disampaikannya saat sedang berada di EHA Riau beberapa waktu acara penyambutan kedatangan jemaah haji sudah berlangsung. "98% Embarkasi Riau sudah sukses berjalan," tuturnya.

Ia mengungkapkan, kesuksesan itu mencakup pelayanan, ketersediaan bahan yang dibutuhkan dan kekompakan tim panitia. Sementara yang 2% lagi, menurutnya hanya persoalan-persoalan kecil yang masih bisa ditangani. Selain itu ia mengatakan, tidak ada perbedaan antara Embarkasi Riau dan Batam. "Ini sudah berjalan, apa yang di kerjakan di Batam juga dibuat oleh Embarkasi Riau," lanjutnya. "Semua pasti ada kekurangan, kami melihat kekurang itu dalam porsentase 2?n Alhamdulillah masih bisa ditangani," tutupnya. (Hd)