Tembilahan (Inmas) – Dalam rangka mensukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir ke – 46 tahun 2016 yang di pusatkan di Kecamatan Kateman Kab. Inhil sejak tanggal 29 s.d 3 Juni yang lalu. Rangkaian Kegiatan yang awali dengan Pawai Ta’aruf dan pembukaan Bazar pada pukul 14.00 WIB dan Pembukaan (Event Seremoni) pada pukul 20.00 WIB.
Seluruh kafilah yang berasal dari 20 Kecamatan dalam Kabupaten Indragiri Hilir, turut ambil bagian dalam perhelatan Musabaqah ini dengan mengirim utusan dari seluruh cabang yang dimusabaqahkan. Pada Malam pembukaan tersebut juga dilaksanakan pelantikan Dewan Hakim.
Turut dilantik Bapak Drs. H. Azhari, MA (Kakan. Kemenag. Kab. Inhil) sebagai Wakil Ketua Dewan Hamin pada acara Musabaqah ke-46 Tingkat Kab. Inhil tersebut. Dari hasil penilaian dari penampilan seluruh kafilah dalam berbagai cabang yang dimusabaqahkan tersebut telah ditetapkan bahwa Kecamatan Tembilahan Hulu merupakan kafilah yang memperoleh peringkat atau mendapatkan piala terbanyak sehingga menjadi Juara Umum Pertama (Juara I) disusul dengan Kecamatan Tuan Rumah yakni Kecamatan Kateman (Guntung) sebagai Juara atau peringkat kedua dan Kecamatan Sungai Batang (Benteng) harus dengan lapang dada dan ikhlas sebagai juara atau peringkat ketiha (juara III).
Kecamatan Sungai Batang merupakan tuan Rumah dan menjadi juara umum pertama pada MTQ ke-45 tahun 2015 lalu. H. Khairudin, S.Ag (Ka. KUA Tembilahan Hulu) selaku ketua atau pimpinan kafilah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Peserta dan official serta pendukung peserta dalam meraih predikat terbaik tersebut.
Dikatakan beliau bahwa setelah lima tahun peringkat juara umum pertama barulah tahun 2016 ini Kecamatan Tembilahan Hulu kembali meraih predikat terbaik tersebut. Karenanya selaku pendamping sekaligus selaku pimpinan kafilah serta Kepala KAntor Urusan Agama Tembilahan Hulu.
“kami sangat bersyukur dan mengucapkan tahniah kepada semua pihak kiranya prestasi terbaik ini akan menambah semangat dan jiwa menjunjung al-qur’an sebagai bacaan dan memahami serta mengamalkan al-qur’an dalam kehidupan sehari-hari”, ujarnya. “Sehingga tujuan menggapai pembangunan di negeri seribu parit bersama spirit bari mewujudkan kampung halaman yang lebih maju, bermarwah dan berartabat yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur dengan keridhoan Ilahi”, harapnya.(Hery)
(edit:vera)