Kampar (Humas) – Menindak lanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Nomor : Kw.04.1/3/OT.01.4/099/2014 dan Surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Nomor : Kd.04.02/BA.00/198/2014 tentang himbauan Kegiatan Do’a bersama untuk korban bencana alam letusan gunung sinabung di tanah Karo Sumatera Utara dan gunung kelud di Jawa Timur serta bencana Kabut asap di Provinsi Riau, seluruh elemen masyarakat Kecamatan Kampar Utara yang dimotori oleh Kantor Urusan Agama Kec. Kampar Utara mengadakan Sholat Istisqo pada hari kamis (13/03) di lapangan Anggun-angun Sungai Tonang Kec. Kampar Utara.
Dalam acara tersebut Kepala KUA Kec. Kampar Utara H Darnis SAg melalui Penyuluh Agama Masnur SAg mengatakan, sebelum melaksanakan sholat istisqo ini, ada adab-adab yang perlu dipenuhi. Adab-adab tersebut yakni, Memperbanyak istighfar dan taubat di hari-hari sebelumnya, Menghindari perbuatan zhalim dan mengembalikan hak-hak orang yang terzhalimi, Didahului dengan berpuasa tiga hari, Hari pelaksanaan dianjurkan puasa, Memperbanyak sedekah, Sebelum pelaksanaan, disunnahkan melakukan thaharah seperti, mandi, bersiwak, menjauhkan perhiasan dan wangi-wangian, memakai baju yang sederhana, dan Berangkat ke tempat yang telah ditentukan dalam keadaan tawadhu, khusyu’, berharap pada Allah SWT.
Lebih lanjut Masnur mengatakan, adapun Tata Cara Pelaksanaan Shalat Istisqo ini adalah melaksanakan Shalat dua rakaat, sebagaimana shalat ‘Ied, rakaat pertama takbir tujuh kali dan kedua lima kali. Ibnu Abbas berkata:” lakukan pada Istisqo seperti pada waktu ‘Ied”, Rakaat pertama disunnahkan membaca surat Al-A’la dan rakaat kedua surat Al-Ghasiyah, Setelah shalat, diteruskan dengan khutbah dua kali, Berdoa menghadap kiblat dan mengangkat dua tangan, Dianjurkan doa Istisqo dibacakan oleh Ahli Bait dan orang shalih, Bertawasul dengan amal shalih, Khusus untuk kaum lelaki disunnahkan memindahkan dan membalikkan selendang atau sorbannya, Dianjurkan imam keluar bersama masyarakat dan Dianjurkan membawa binatang ternak.
Mudah-mudahan dengan kita melaksanakan Sholat Istisqo hari ini dan dengan diiringi adab-adab serta tata cara sholat Istisqo yang benar, Allah SWT mendengarkan do’a kita bersama, sehingga bencana-bencana yang kita hadapi saat ini bisa dengan segera Sirna, dan kita bisa kembali menikmati udara segar seperti mana biasanya, tutup Masnur. (Ags)