0 menit baca 0 %

Kata-kata yang Menggetarkan: Ustadzah Apris Ungkap Rahasia di Balik Musibah

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi RiauKamis, 11 Desember 2025 pukul 14.00 WIB hingga selesaiPenyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, Ustadzah Apris Siaminingsi, S.Pd.I, kembali turun ke lapangan dan berbaur langsung den...


Kemenag (Kuansing)

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau

Kamis, 11 Desember 2025 pukul 14.00 WIB hingga selesai

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, Ustadzah Apris Siaminingsi, S.Pd.I, kembali turun ke lapangan dan berbaur langsung dengan masyarakat Desa Beringin Jaya. Kegiatan tersebut berupa pembinaan dan bimbingan keagamaan kepada kelompok ibu-ibu jemaah wirid mingguan yang dilaksanakan di Mushola At-Taqwa.

Dengan mengangkat tema Hikmah di Balik Musibah , Ustadzah Apris menyampaikan materi yang membuat suasana mushola hening dan jamaah terbawa dalam renungan mendalam. Beliau menjelaskan bahwa setiap musibah membawa pesan dan pelajaran berharga dari Allah, baik sebagai ujian, teguran, maupun bentuk kasih sayang agar manusia kembali memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan meningkatkan kepasrahan.

Dalam penyampaiannya, Ustadzah Apris menegaskan bahwa di balik setiap kesulitan selalu ada pintu kemudahan. Musibah bukan semata-mata hukuman, tetapi sarana untuk menaikkan derajat orang beriman dan menguatkan ikatan spiritual dengan Allah SWT. Penjelasan yang lembut namun kuat tersebut membuat para jemaah terdiam, tersentuh, dan merasa lebih tenang menghadapi ujian hidup.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan keagamaan KUA Kecamatan Singingi Hilir dalam rangka meningkatkan pemahaman agama, mempererat hubungan sosial, dan membina akhlak masyarakat secara berkesinambungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu jemaah semakin memahami bahwa setiap musibah mengandung hikmah dan pelajaran berharga. KUA Kecamatan Singingi Hilir berharap pembinaan berkelanjutan ini dapat memperkuat ketakwaan, memperdalam keimanan, dan membentuk masyarakat yang lebih sabar, ikhlas, serta selalu berpikir positif dalam menghadapi setiap ujian Allah SWT.(MB)