Bengkalis
(Inmas)- Setda Kabupaten Bengkalis melalui bagian Administrasi dan
Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Pelatihan Pembekalan Mubaligh Kabupaten
Bengkalis tahun 2019, yang diikuti oleh 40 mubaligh dan mubalighah se Kabupaten
Bengkalis. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari yakni Selasa dan Rabu
(12-13/03) bertempat di aula Wisma Kito jalan Hang Tuah Kelurahan Doman
Bengkalis.
Kepala
Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Dr. H. Carles,
MA menjadi salah satu pemateri pada kegiatan tersebut, dengan bahasan materi
dakwah bil hikmah.
Dalam
materinya, Kasubbag menyampaikan bahwa ada sepuluh kunci yang harus dimiliki oleh
para mubaligh dan mubalighah dalam mengemban amanah sebagai pensyiar agama
Islam di masyarakat. Adapun sepuluh kunci tersebut adalah :
1.     Niat dakwah;
2.     Literasi teks
agama;
3.   Nilai
profetik kenabian; yakni berkata benar, dapat dipercaya, menyampaikan (tabligh)
dan fathonah.
4.     Rujukan buku
bacaan;
5.     Kata dan
perbuatan;
6.     Kontenflasi
diri melalui riyadhah;
7.     Fiqh dorongan
positif;
8.     Pilihan kata
dalam dakwah;
9.    Isi materi,
bukan sekadar bunga-bunga bahasa; dan
10.   Kualitas amal
seorang da’i.
Selanjutnya Kasubbag menambahkan bahwa peran mubaligh dalam memberikan pencerahan terhadap ummat
memiliki peranan yang sangat strategis, apalagi suasana tahun politik saat ini
yang sangat rawan dengan adanya konflik yang bisa memecah belah ummat Islam.
Oleh karena itu, para mubaligh harus lebih dioptimalkan lagi, untuk menciptakan
suasana yang sejuk di tengah-tengah masyarakat melalui bahasa agama. (tfk)